Home » » AKBP SUHERMANTO SIK,POLISI HUMANIS PEMBERANTAS NARKOBA

AKBP SUHERMANTO SIK,POLISI HUMANIS PEMBERANTAS NARKOBA

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Selasa, 09 Januari 2018 | 21.59

Jakarta,BidikFakta.Com

AKBP Suhermanto SIK, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Polisi pemberantas Narkoba. AKBP Suhermanto berhasil menggagalkan peredaran 1,3 ton ganja saat awal tahun 2018. Tapi bukan hanya itu, sudah ratusan atau bahkan ribuan orang yang dijebloskan ke penjara akibat penyalahgunaan narkoba.

AKBP Suhermanto merupakan salah satu lulusan Akpol 2000 yang telah malang melintang bertugas di bagian Serse terutama Narkoba.

Dari ratusan atau bahkan ribuan orang ada beberapa yang menarik perhatian. AKBP Suhermanto ternyata berhasil mengkap banyak artis yang terjerat narkoba dan menjebloskan publik figur tersebut ke tahanan.

Sehingga mantan Kapolsek Metro Taman Sari ini juga dikenal sebagai 'Polisi Pemburu Artis yang terlibat Narkoba'. Bukan tanpa alasan, sebab selama AKBP Suhermanto menjabat sudah banyak artis yang terlibat narkoba dijebloskan ke jeruji besi oleh pria kelahiran Medan, 12 Februari 1979.

Kiprah AKBP Suhermanto meringkus artis dimulai pada 2010. Saat itu dia menjabat Kanit III Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Pada Selasa 20 Juli 2010 AKBP Suhermanto bersama anggota menangkap artis Revaldo Fifaldi Surya Permana‎. Dari pemain Film 30 Hari Mencari Cinta tersebut, polisi menemukan 50 gram sabu-sabu di dalam mobil Revaldo.

 Selang berapa lama, tepatnya pada 24 Agustus 2010, AKBP Suhermanto kembali menangkap artis. Ketika itu polisi menangkap adik dari artis Ayu Azhari, Ibrahim Salahuddin alias Ibra Azhari. ‎Ibra diringkus di Jalan Sunset, Seminyak, Denpasar, Bali.

Kala itu, Ibra ditangkap bersama seorang perempun berinisial MA di depan pom bensin di Bali. Dari tangan Ibra yang dikenal sebagai aktor panas dieranya itu, polisi menyita barang bukti‎ sabu-sabu seberat 5 gram.

Usai menangkap dua artis itu, AKBP Suhermanto kemudian menangkap model seksi Novi Amelia yang mengendarai Honda Jazz merah B 1864 POP dan menabrak tujuh orang dan dua di antaranya anggota polisi di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat pada 11 Oktober 2012.

Saat itu AKBP Suhermanto menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari dengan pangkat Kompol.
Pada Selasa 10 Mei 2016, saat itu AKBP Suhermanto duduk sebagai Kapolsek Metro Taman Sari mendapatkan informasi dari anggotanya kalau di tempat hiburan malam di kawasan Lokasari, Taman Sari, Jakbar, ada sekelompok orang akan melakukan pesta narkoba.

Dari informasi tersebut AKBP Suhermanto yang memimpin langsung penangkapan berhasil menciduk dua orang. Mereka adalah Jansen Talloga alias Jupiter artis ibu kota yang kedapatan membawa sabu-sabu seberat 0,54 gram.

Satu orang lagi rekan Jupiter, Firmansyah yang membawa sabu-sabu 2,04 gram.

Tak hanya artis artis diatas, pada 27 Agustus 2016 ketika AKBP Suhermanto menjadi Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat. AKBP Suhermanto meringkus pedangdut kondang Imam S. Arifin diciduk.Imam ditangkap di kamar nomor 03 lantai 17 Tower Selatan apartemen Crysan, Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Dari tangan Imam, polisi menyita 0,36 gram sabu-sabu. Imam ini, sudah lama menjadi target operasinya. Bahkan gerak-gerik Imam melakukan pemesanan narkoba pun sudah diintai polisi.

Artis selanjutnya yang berhasil ditangkap adalah anak raja dangdut Roma Irama, yakni Ridho Rhoma pada Sabtu 25 Maret 2017.

Ridho ditangkap di sebuah hotel di kawasan Tanjung Duren Jakbar. Dari tangan artis dan penyanyi dangdut tersebut polisi mengamankan barang bukti berupa sabu sebanyak 0,7 gram.

Itu sederet prestasi AKBP Suhermanto yang berhasil menangkap artis. Tidak hanya itu, aksi AKBP Suhermanto dalam memberantas narkoba bukan hanya itu saja, diawal tahun AKBP Suhermanto berhasil mengamankan 1,3 Ton ganja asal Aceh di Lampung.(Eva/Ivan/Is)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM