Home » » ANGGOTA DPR RI AKBAR FAISAL POLISIKAN WARTAWAN

ANGGOTA DPR RI AKBAR FAISAL POLISIKAN WARTAWAN

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Rabu, 10 Januari 2018 | 01.38


Jakarta,BidikFakta.Com

Hati-hati buat wartawan dalam membuat berita, meskipun sudah melakukan konfirmasi atau kroscek, sesuai kode etik jurnalistik, tetap saja membuat Hurry Rauf, wartawan dan pengelola portal berita www.publiknews.com dipolisikan anggota DPR RI Akbar Faisal. Rauf ditangkap di rumahnya di Kemanggisan, Jakarta, oleh Tim Siber Bareskrim Mabes Polri, Selasa (9/01/2018).

"Saya difitnah dengan berita Hoax, dengan tuduhan Akbar Faisal memiliki uang simpanan di sebuah bank di Singapura, US$25 juta hasil korupsi APBN. Kemudian saya memiliki dua istri simpanan yang tinggal di sebuah villa mewah di Dago Pakar, Bandung. Kemudian saya memiliki rumah mewah di Makasar yang penuh emas," ujar Akbar Faisal di Bareskrim Mabes Polri, Rabu (10/01/2018).

Akbar mengapresiasi kerja cepat dari tim Cyber di Mabes Polri yang lekas menangkap pelaku. Selain itu politisi Partai Nasdem itu memuji alat yang dimiliki polisi yang bisa mencari jejak digital berisi fitnah dan ujaran kebencian, meskipun sudah dihapus. Lengkap dengan lokasi, jam dan sebagainya.

"Kami Komisi III DPR memuji kerja keras ini dan mendukung sepenuhnya langkah Polisi untuk meningkatkan peralatan kerja dan kualitas SDM-nya. Kasus saya masuk pencemaran nama baik dan fitnah. Dengan saudara Rauf ini saya tidak kenal, dan beliau sudah minta maaf karena tidak ada maksud apa pun dengan berita itu, kecuali lagi viral. Sebagai manusia pasti saya maafkan, tapi biarlah proses hukum berjalan," tambah Faisal.



Sedangkan AKBP Irwansyah, Kanit III Subdit II, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri, menjelaskan, bahwa karena delik aduan dan tidak ada pencabutan kasus tersebut. Maka tersangka ditahan dan diproses hukum kasusnya. Tersangka dikenakan dugaan melanggar Pasar 45 ayat (3) Jo Pasal 27 (3) UU Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Serta Pasal 310/311 KUHPidana tentang penghinaan atau pencemaran nama baik.

"Kami juga telah menangkap FA, pemilik protal berita www.suaranews.com, dengan isi berita yang sama tentang fitnah kepada Pak Akbar Faisal. Sumber berita tersebut dari konten di akun twitter   http: www.twitter.com//@pluto  yang sedang dalam pengejaran tim kami," ujar Irwansyah.

Sedangkan Rauf, kepada wartawan mengakui kesalahannya telah mencemarkan nama baik Akbar Faisal. Tapi secara kode etik jurnalistik, dirinya merasa tidak bersalah. Lantaran sudah mengkonfirmasi via telefon kepada Akbar Faisal. Kemudian memuat berimbang dalam tulisannya.

"Harusnya kasus ini tidak dibawa ke ranah pidana, cukup diselesaikan di sidang etik di Dewan Pers, dan cukup melalui hak jawab. Selain itu http:www.publiknews.com  sudah terverifikasi di Dewan Pers. Saya memohon dengan sangat kepada Pak Akbar Faisal untuk mencabut kasus ini, sehingga saya bisa bebas," pungkas Rauf dengan nada memelas. (Eva/Ivan)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM