Home » » Kapolsek Cempaka Putih Kompol Rosiana Nurwidajati,SE Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

Kapolsek Cempaka Putih Kompol Rosiana Nurwidajati,SE Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Senin, 29 Januari 2018 | 18.15



Jakarta,BidikFakta.Com

 Press Realise tentang Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika yang disampaikan oleh Kapolsek Cempaka Putih Polres Metro Jakarta Pusat KOMPOL Rosiana Nurwidajati,SE,  pada hari Senin (29/01/2018), pukul 17:30 WIB

Kapolsek mengatakan kronologi kejadianya : "pada hari jumat 26 Januari 2018 pukul 20:00 WIB bertempat di Jalan
Murtado VIII Rt 18/06, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Polsek cempaka putih berhasil meringkus pengedar narkoba berikut dengan barang bukti yang disita berupa :  1 (satu) paket plastik klip diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,52 (satu koma lima puluh dua) gram, 1 (satu) bungkus plastik bening kristal diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto, 1 (satu) kilo gram
BSS menyuruh MP untuk menjualkan kristal uang ditemukan oleh BSS, lalu MP menawarkan pada MT, selanjutnya diedarkan oleh MT dibantu MM.

Benar telah terjadi pengungkapan kasus narkotika, berawal dari informasi warga masyarakat bahwa disekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara) sering terjadi transaksi Narkotika. Selanjutnya Unit Resnarkoba Polsek Cempaka Putih dipimpin Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih menindak lanjuti informasi dari masyarakat dan menggambarkan ciri-ciri Pelaku dan berhasil menangkap 2 (dua) orang Pelaku MT dan MM berikut barang bukti Narkotika jenis sabu dari tangan Pelaku.

Diduga narkotika jenis sabu seberat 1 (satu) kilo gram didaerah Kramat Jati Jakarta Timur. Dari hasil pengembangan tersebut juga ditangkap Pelaku lainya MP dan BSS yang berkaitan narkotika jenis sabu. Dan sampai saat ini masih dilakukan pengembangan dan penyelidikan tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomer 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) dan paling banyak Rp 10.000.000.   (Eva Andryani/Ivan/Is)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM