Home » » Komplotan Begal Yang Di Kenal Sadis Di Tembak Aparat Polsek Pademangan

Komplotan Begal Yang Di Kenal Sadis Di Tembak Aparat Polsek Pademangan

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Selasa, 30 Januari 2018 | 02.41

Jakarta,BidikFakta.Com

 Komplotan begal ini dikenal sadis setiap kali melakoni aksinya. Beroperasi di wilayah Pademangan, Jakarta Utara, mereka selalu melukai korbannya dengan celurit.

Sepak terjang kawanan begal yang beranggotakan tujuh orang itu berakhir di tangan aparat Polsek Pademangan. Satu tersangka ditembak mati lantaran melawan saat disergap di daerah Pasar Jangkrik, Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, Senin (29/1) malam.

MR alias Nawi (23) terkapar di aspal jalan begitu sebutir peluru bersarang di tubuhnya. Nyawa pentolan kelompok begal itu pun melayang akibat ulah nekatnya. Nawi melawan saat petugas menggiring tersangka untuk menangkap pelaku lainnya. "Dia berontak lalu masuk ke rumah warga dan mengambil pisau di rumah tersebut," ujar Kapolsek Pademangan Kompol Tatik didampingi Kanit Reskrim AKP Made Gede Okautama, Selasa (30/1/2018).

Sebelum ditembak petugas, Nawi sempat melukai seorang warga setempat dengan pisau yang dibawanya. "Setelah itu dia mencoba menyerang petugas sehingga terpaksa kita beri tindakan tegas,". jelas kapolsek, Nawi ditangkap bersama tiga tersangka lain, Teno (20) dan Usi (19). Dari lokasi penangkapan di daerah Pasar Jangkrik, Matraman itu disita sebilah celurit. "Dari penangakapan terhadap ketiga tersangka ini , diperoleh informasi tersangka lainnya."

Selanjutnya petugas membawa Nawi, Teno dan Usi untuk menunjukkan tersangka lain , yakni Bangor (22) dan Aan (17) masih di kawasan Pasar Jangkrik. Saat petugas akan menangkap Bangor dan Aan itulah , Nawi berontak dan kabur masuk ke rumah warga sebelum akhirnya ditembak mati.

Polisi juga hampir kehilangan satu buruannya, Bangor, yang mencoba lari tetapi berhasil dilumpuhkan setelah salah satu kakinya ditembus peluru petugas. Melihat kedua rekannya ambruk, Aan memilih angkat tangan alias menyerah. "Kami masih memburu dua tersangka lain, Andika dan Sahrul," kata AKP Made Gede.

Dijelasjan AKP Made Gede, komplotan ini merulakan kawanan begal yang kerap beroperasi di wilayah Pademangan. Aksi terakhir dilakoni pada Minggu (6/1) dini hari di Jalan RE Martadinata, fly over Ancol.

"Modus mereka beraksi menggunakan sepeda motor lalu memepet korban lalu mengancam bahkan melukai korban dengan celurit sebelum merampas motor."(Eva/Ivan/Is)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM