Home » » POLISI BERHASIL MENANGKAP PELAKU PENGEROYOKAN

POLISI BERHASIL MENANGKAP PELAKU PENGEROYOKAN

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Jumat, 12 Januari 2018 | 07.07

Tangerang Selatan,BidikFakta.Com

 Polisi berhasil menangkap 5 pelaku pengeroyokan hingga menyebabkan seorang juru parkir bernama Taufik (21) meninggal dunia. Sedangkan 3 pelaku lain, hingga kini masih diburu dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Penyebabnya hanya soal sepele, yakni korban dan seorang rekannya bernama Andri meminta uang kepada rombongan pelaku yang tengah bersantai merayakan pergantian tahun di Jalan Boulevard Sektor 9 Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), 1 Januari 2018 dinihari.

Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widiyanto menuturkan, awalnya Taufik dan Andri melintas mengendarai sepeda motor. Begitu sampai di sebelah pom bensin di kawasan itu, keduanya berhenti lalu meminta sejumlah uang kepada para pelaku.

"Oleh korban dan temannya, mereka (para tersangka) dimintain uang atau dipalak. Karena mereka tidak punya uang, mereka kasih minuman keras berupa intisari, tapi korban tidak mau," tuturnya di Mapolres Tangsel, Kamis 11 Januari 2018.

Selanjutnya, Taufik dan Andri bergegas pergi. Namun baru beberapa langkah, korban mendengar celotehan dari para tersangka yang terkesan menantang. Keduanya pun kembali menghampiri para tersangka hingga terjadilah pengeroyokan.

"Selanjutnya,  mereka dikeroyok korban. Dan ada salah satu dari tersangka ini, yang sudah kita tangkap juga yang membawa pisau, ditusuk beberapa kali korban hingga meninggal dunia," imbuh AKBP Fadli.

Mengetahui salah satu korban terkapar bersimbah darah, para pelaku lantas pergi meninggalkan lokasi. Sementara petugas sekuriti dan warga sekitar yang mendatangi tempat kejadian perkara, langsung melarikan korban ke rumah sakit IMC Bintaro. Meski pada akhirnya, beberapa jam kemudian Taufik dinyatakan meninggal dunia.

Pelaku yang sudah tertangkap antara lain, Irwansyah alias Iboy, Alfian alias Belo, RP (Dibawah umur), I (Dibawah umur), Rulli Imawan. 3 pelaku lainnya yang masih buron yakni, Amar Ronggo Warsito, Rino, dan Ujang.

Diceritakan oleh salah satu pelaku, awalnya pada hari Minggu 31 Desember 2017 sekira pukul 23.00 WIB, mereka yang berjumlah 10 orang berangkat dari PPC (Pondok Pinang Center) menggunakan empat 4 unit sepeda motor sambil berboncengan.

Rombongan kemudian mengarah ke Sektor 9 Bintaro untuk menonton konser musik oleh band Nidji yang berlangsung di Mall Bintaro ExChange. Sebelum sampai tujuan, para pelaku berhenti sejenak membeli minuman jenis arak dan Intisari di pinggir jalan, lalu berkumpul di depan pom bensin ''Total' Bintaro sambil menanti teman yg tertinggal.

"Saya khilaf, saya nggak kenal (korban). Saya jengkel aja dimintain uang dua ribu, malah dia (korban) bilang mau periksa dompet dan tas kita, kalau ada uang mau diambil semuanya. Kalau pisau saya bawa untuk jaga-jaga aja takut ada yang ngapa-ngapain," ucap Alfian penuh penyesalan, pelaku penusukan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Akibat penganiayaan, korban mengalami sejumlah luka sabetan senjata tajam berupa sayatan pada leher sebelah kiri, luka tusuk pada punggung sebelah kiri, luka tusuk pada pinggang sebelah kiri dan sebelah kanan. Sementara rekannya, Andri, hanya mengalami memar akibat turut dipukuli.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal Pengeroyokan dan Penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 170 ayat (2) ke-3 dan atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman 20 Tahun Penjara.(Eva/Ivan)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM