Home » » RESKRIM POLRES METRO JAKARTA PUSAT RINGKUS KAWANAN PENCURI MOTOR MODUS PARANORMAL

RESKRIM POLRES METRO JAKARTA PUSAT RINGKUS KAWANAN PENCURI MOTOR MODUS PARANORMAL

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Sabtu, 13 Januari 2018 | 21.26

Jakarta ,BidikFakta.Com

Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat meringkus kawanan pencuri motor dengan modus sebagai paranormal atau sebagai orang pintar pada Jumat 12 Januari 2018.

Kasubbag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengatakan, dalam kasus pencuri motor dengan modus sebagai paranormal ini, terdapat empat pelaku, dengan tiga di antaranya telah ditangkap. Ketiga pelaku itu adalah Erick Donovan 48 tahun, Sari Budiyanti (21), dan Ajeng April Yanti (22).

"Tiga berhasil ditangkap dan satu pelaku lainnya berinisial W, masuk daftar pencarian orang," ujar Kompol Suyatno melalui keterangan tertulis, Sabtu (13/1/2018).

Selanjutnya Kompol Suyatno mengatakan modus keempat komplotan curanmor ini berpura-pura sebagai paranormal yang bisa menyembuhkan penyakit nonmedis. Dalam aksinya, empat orang tersebut dibagi menjadi dua kelompok.

"Dua mencari korban, dua orang menunggu di tempat sekitar kejadian," papar Kompol Suyatno.

Kompol Suyatno menjelaskan kronologi sebelum melancarkan aksi kepada korban yaitu Wiwik Mulidawati. Pada Selasa 2 Januari 2018 Erick, Sari, dan Ajeng, berkumpul di tempat makan di wilayah Jakarta Utara. Usai itu, mereka mencari sasaran dengan mengendarai dua sepeda motor.

Erick berboncengan dengan W, sedangkan Sari berboncengan Ajeng. kompol Suyatno menerangkan usai mendapat target, Erick berpura-pura sedang menumpang ojek dan menanyakan alamat kepada korban.

"Setelah itu, Erick memberi batu kepada korban sebagai ucapan terimakasih dan berkata kepada korban bahwa korban sedang diguna-guna," jelas Kompol Suyatno.

Kompol Suyatno juga memaparkan, Erick langsung melakukan aksinya dengan menyemburkan jarum dari mulutnya ke arah korban, sehingga korban pun mulai terkelabui. Setelah berhasil dikelabui, Erick menyuruh korban membuang jarum tersebut sekitar 100 meter dengan jalan kaki.

"Pelaku meminta korban tidak menengok ke belakang. Sebelum korban berjalan, Erick memberikan kode dengan menggarukkan kepala ke Sari dan Ajeng," kata Kompol Suyatno.

Sementara, lanjut Kompol Suyatno, Sari dan Ajeng yang telah menunggu di kejauhan melakukan aksinya dengan berpura-pura melintas di depan korban dan Erick berpura-pura memberhentikan kendaraan yang ditumpangi Sari dan Ajeng itu.

"Mereka melintas agar menitipkan motor dan barang-barang milik korban, setelah korban berjalan sedikit jauh, Erick, Sari, dan Ajeng, membawa pergi motor dan barang-barang milik korban," tutur Kompol Suyatno.

Selain itu, Kompol Suyatno mengatakan, komplotan tersebut telah melakukan perbuatannya sebanyak kurang lebih 30 kali di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan sepanjang tahun 2010-2018

Tak cuma itu dari tangan pelaku, polisi juga berhasil mengamankan satu unit handphone dan satu unit motor yang dilakukan untuk melancarkan aksi.
(Eva/Ivan/Is)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM