Home » » SAFARI PANEN RAYA PADI KELOMPOK TANI MEKAR SARI MENINGKATKAN SWASEMBADA PANGAN

SAFARI PANEN RAYA PADI KELOMPOK TANI MEKAR SARI MENINGKATKAN SWASEMBADA PANGAN

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Jumat, 12 Januari 2018 | 15.44


Malang,BidikFakta.Com

Telah dilaksanakan Safari panen raya padi yang dilaksanakan kelompok tani Mekar Sari 1 s/d 4 di Dukuh Semanding, Desa Curungrejo, Kec. Kepanjen. Jumat (12/01/2018) pukul 08.00-10.00 WIB. 

Kegiatan tersebut dihadiri :
1.Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian RI Dr. Ir Syakir.
2.Kepala BPPT dari Propinsi Jawa Timur.
3.Kepala BPTT dari Propinsi Jawa Tengah.
4.Dandim 0818 Malang
5.Wakapolres Malang
6.Kepala Dinas Pertanian Kab.Malang.
7.Muspika Kepanjen.
8. Tiga pilar Desa Curungrejo beserta Perangkat Desa.
9. Kelompok Tani sekira 50 Orang.

Kegiatan tersebut dalam rangka membuktikan kepada masyarakat bangsa Indonesia bahwa saat ini Pemerintah sedang meningkatkan upaya-upaya untuk swasembada pangan dengan berikan tehnologi dan bantuan bibit untuk penanaman padi tanpa ada lahan tidur, pola tanam terus berjalan guna surplus gabah tersedianya beras untuk swasembada pangan.

Pada sambutan dari Kepala BPPT Kementrian Pertanian RI  menyampaikan :
A.Bahwa Indonesia adalah Negara Agraris, maka Indonesia harus sebagai Swasembada beras.Jangan sampai masalah Pangan ketergantungan dgn Negara Tetanggan. Karena ini merupakan harga diri Bangsa. Kalau masalah Pangan msh menggantungkan Negara tetangga itu sangat membahayakan

B.Saat sekarang sudah tidak berlaku Paradigma lama yang mengenal musim Panen dan musim Paceklik. Sekarang sudah Paradigma Baru, yang tidak mengenal musim Paceklik. Jadi untuk menuju Paradigma Baru Negara membentuk Bendungan dan saluran Pengairan.

C.Untuk bantuan Alat Produksi Pertanian yang selama ini akan ditambah lagi,dan masyarakat cepat melaporkan alat yang dibutuhkan,yang tidak kalah pentingnya bahwa Kepanjen merupakan lumbung padi.

Tujuan daripada semuanya ini adalah bagaimana Indonesia memiliki ketahanan pangan dan mampu swasembada pangan 

Dengan peningkatan nilai jual gabah dan beras membuktikan sudah waktunya petani mendapatkan hasil yang maksimal agar tidak meninggalkan lahan pertanian beralih ke fungsi lainnya.
(Eva/Cindy)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM