Home » » Calon Kowad Adalah Calon -Calon Srikandi Bangsa Masa Depan

Calon Kowad Adalah Calon -Calon Srikandi Bangsa Masa Depan

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Senin, 05 Februari 2018 | 10.17

Bidikfakta.com, Bandung - Dor..Dor..Dor, Para siswa calon Bintara Komando Wanita Angkatan Darat ( Kowad ) bertalenta, merayap di permukaan lumpur dan ditembaki oleh penembak dopper dari ketinggian.

Peluru yang digunakan adalah peluru tajam, bukan peluru karet/ hampa, itulah salah satu latihan tempur yang dilakukan oleh TNI. Dalam latihan tersebut, para calon Kowad disimulasikan untuk bergerak di lintasan peluru, karena itu dilakukan agar ketika terjadi perang, mereka betul -betul siap dan tidak terkejut lagi.

Para siswa tersebut digembleng lebih kurang lima bulan untuk mengikuti pendidikan, dan hal ini bertujuan untuk membentuk Siswa Calon Bintara Kowad untuk menjadi Bintara TNI AD yang memiliki perilaku serta sikap sebagai Prajurit Sapta Marga dan berpengetahuan serta berketerampilan Dasar Keprajuritan. Karena calon Kowad adalah calon -calon Srikandi bangsa masa depan.

Sambil berguling- guling, lalu para calon Kowad itu kemudian merayap dibawah pagar berduri yang berjarak hanya beberapa jengkal saja dari Kepala dan tubuhnya, mereka tidak boleh berhenti atau menegakkan kepalanya apalagi untuk berdiri, selain akan terkena kawat berduri, maka peluru tajampun siap menyambar kepala mereka.

Brondong peluru tajam meletus dari ujung Senjata Mesin Ringan (SMR) yang terdengar nyaring di tempat latihan yang berada di Rindam III/Siliwangi, Pengalengan, Bandung, Jawa Barat (5/2/2018).

Mereka terus merangsek maju, karena pelatih- pelatih yang berada di belakang mendorongnya agar maju. Seiring bunyi rentetan senjata, ada pula bunyi ledakan bom TNT yang berada di sisi kiri dan kanan para siswa tersebut, yang membuat lumpur berhamburan ke wajah dan tubuh mereka.

Seperti yang dikatakan oleh Komandan Pusdik Kowad, Kolonel (Chk) Tetty Melina bahwa pendidikan di Rindam III Siliwangi merupakan aplikasi dari teori dan materi yang telah diajarkan selama lebih kurang lima bulan lamanya.

Yesika Saragih dari Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara adalah salah satu siswa calon Kowad yang mengikuti pelatihan di Pusdik Kowad, Ia mengaku sangat beruntung bisa bergabung di Kowad.

" Saya ikut Bintara Kowad adalah karena ingin mewujudkan cita- cita saya dari kecil dan saya ingin menunjukkan kepada dunia, bahwa prajurit wanita bisa juga mengambil alih dan ikut menjaga pertahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)", ujarnya saat diwawancarai oleh awak media usai latihan di Pengalengan, Bandung, Jawa Barat.

" Awalnya takut tetapi coba menikmati dan akhirnya bisa. Menurut saya yang paling sulit adalah yang baru saja (merayap sambil ditembaki diatas kepalanya), saya sambil merayap sambil berdoa agar semua yang saya jalani pasti bisa dan aman", terang gadis manis ini.
(RD).

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM