Home » » KPAI Meminta Polisi Agar Bayi U Segera Mendapatkan Pemulihan Secara Medis

KPAI Meminta Polisi Agar Bayi U Segera Mendapatkan Pemulihan Secara Medis

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Kamis, 15 Februari 2018 | 06.40

Hasil Koordinasi KPAI dengan Polres Jakarta Pusat Soal Video Viral; Jangan Ada Lagi Anak Yang Dieksploitasi Orang Tua


JAKARTA, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) temui Kanit PPA Polres Jakarta Pusat, terkait video viral seorang anak yang diduga dieksploitasi oleh Ayahnya Kamis (15/2/2018). Menurut Komisioner~ KPAI Bidang Trafficking dan Eksploitasi Anak, Ai Maryati Sholihah, ditemukan fakta bahwa benar adanya orang tersebut adalah orangtuanya yang sehari-hari ngamen dengan membawa anak tersebut U (11 bulan). Dan melalui keterangannya ia mengakui dengan membawa U pendapatannya akan meningkat berkali lipat.

"Dalam UU Perlindungan Anak siapapun dilarang melakukan eksploitasi, apalagi orangtuanya sendiri, karena ini bentuk tindakan pidana. Kita lihat secara holistik, faktor apa ynag mendorong hal ini terjadi, setelah didalami mereka masuk dalam katagori rentan kesejahteraan sosial, dan tidak punya akses apapun kartu keluarga bahkan tidak punya tempat tinggal, bukan hanya U anaknya masih ada 3 usia 6, 8 dan 16 tahun (anak angkatnya), dengan kehidupan jalanan, mengamen, dan berpindah-pindah.

 Selain itu KPAI meminta agar polisi segera memastikan apakah anak ini mengonsumsi zat adiksi dan lainnya, dan harus mendapat  pemulihan secara medis. Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan.

Terungkap pula bahwa hasil ngamen dari orangtuanya tersebut hanya dibelanjakan untuk kebutuhan hidup mereka dan anak-anak,sejauh ini belum ada unsur memperkaya diri dan pemanfaatan kriminal lainnya.

Selanjutnya KPAI merujuk anak-anak ini agar berada di bawah perlindungan Dinas Sosial untuk mendapatkan rehabilitasi dan pemenuhan hak sipil, supaya menerima akses kesejahteraan dari pemerintah.
"Harapannya agar Jakarta benar-benar terbebas dari praktik eksploitasi siapapun dia tidak dibenarkan, dan dengan alasan apapun, sekalipun untuk menyambung hidup, Inilah pekerjaan panjang kita agar mampu menyampaikan informasi dan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat" Pungkasnya.



(Eva Andryani)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM