Home » » Kukmi Desak PT JIEP Bertanggung Jawab Atas Semua Pembongkaran PKL

Kukmi Desak PT JIEP Bertanggung Jawab Atas Semua Pembongkaran PKL

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Jumat, 23 Februari 2018 | 06.53

KUKMI DESAK PT JIEP BERTANGGUNG JAWAB ATAS SEMUA PEMBONGKARAN PKL

BidikFakta.Com,Jakarta (21/02) KUKMI berdiri pada tanggal 04 desember 1979, KUKMI singkatan Dari Kerukunan Usahawan Kecil Dan Menengah Indonesia adalah sebuah organisasi para Pedagang Kali Lima yang bejualan di dalam Kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung Jakarta Timur sejak tahun 1990 sampai dengan sekarang jumlah anggotanya 600 orang pada sore hari kemarin mengadakan rapat  anggota Serta para pengurus KUKMI yang dihadiri sesepuh Tokoh masyarakat  Haji Mamat yang mempunyai lapak Tambal ban di jln rawa sumur II dalam Kawasan JIEP telah diratakan Dan Kuasa Hukum Dari KUKMI, dihadiri 40 orang anggotanya tersebut dengan menghasilkan keputusan dapat sebagai berikut ;

1.PT JIEP, mengembalikan hak pkl untuk kembali berdagang dikawasan Industri pulogadung.

2.PT JIEP, 
Bertanggung jawab atas kehadiran oknum yang diduga telah melakukan penyalahgunaan jabatan serta wewenang, mengatasnamakan Yayasan JIEP dengan mengambil retribusi sebesar Rp. 3000/hari/Lapak.

3.para pedagang memohon pihak pemprov DKI bisa memberikan kebijakan yang pro terhadap Rakyat dalam hal ini pkl

4.para pedagang akan segera melakukan mobilisasi masa / demo secara serantak untuk menyampaikan aspirasi nya 

*PT JIEP beserta security dan petugas kebersihan bukan merupakan bagian dari struktural dari perintah prov DKI Jakarta, sehingga tidak mempunyai  wewenang  dalam melakukan pembongkaran dan penegakan perda/pergub.*

Sebenarnya Direksi PT JIEP INI sudah mengetahui keberadaan para pedagang yang berada di dalam Kawasan tersebut karena Direksi PT JIEP ini masuk dalam Dewan pelindung KUKMI sejak tahun 1990  dalam Kawasan JIEP (Jakarta Industrial Estate Pulogadung) tersebut.

Zapar Maulana salah satu pengurus KUKMI yang mengetahui semua pembongkaran lapak PKL tersebut yg dilakukan oleh Sekuriti dibawah koordinator komandan regu Sofian dan petugas  kebersihan PT. JIEP yang berseragam oren saat ditemui awak media menerangkan kronologis pembongkaran PKL tersebut " pada hari Senin tanggal 22 Januari 2018 kami PKL Rawa gelam II, III, Rawa sumur I , II , III  Dengan jumlah 47 PKL (belum maksimal) mendapat surat SP 1 dari PT. JIEP yang isinya semua PKL harus memindahkan /membongkar dan mengosongkan warungnys sendiri . dalam SP I waktu 3 x 24 Jam , SP II Waktu 1 x 24 Jam.

Apabila ternyata tidak mengidahkannya peringatan ini maka Tim Penertiban Terpadu PT. JIEP akan melakukan tindakan penertiban pembongkaran secara paksa dan tidak ada ganti rugi ataupun penetapan lokasi, dan kami semua rata rata sudah berjualan kurang lebih 30 tahun, Kami sebagai PKL tidak mau kehilangan mata pencaharian kami untuk menghidupi keluarga.

Dan kami menemukan kejanggalan dalam pembuatan surat SP I. Tanggal 18 Januari 2018. Sedangkan kami menerimanya surat tersebut pada tanggal 22 Januari 2018. Dan kop surat nya itu Fotocopi bukan kop aslinya. 

Kami menemukan kejanggalan dalam pembuatan surat SP II. Tanggal 26 Januari 2018. Sedangkan kami menerimanya surat tersebut pada tanggal 30 Januari 2018. Dan kop surat nya itu Fotocopi bukan kop aslinya.

Dan kami menemukan kejanggalan dalam pembuatan surat SP III. Tanggal 02 Februari 2018. Sedangkan kami menerimanya surat tersebut pada tanggal 03 februari 2018. Dan kop surat nya itu Fotocopi bukan kop aslinya.

Pads hari rabu (14/02) dimulai Dari jam 09.00 12.00 pihak PT.JIEP melakukan bongkaran warung-warung tenda-tenda yang dipimpin oleh Agus Budi Dan Sinaga selaku korlap serta Narto selaku korlap sekuriti bersama petugas kebersihan kawasan..

Pada hari jumat (16/02) dimulai Dari jam 15.00 Sampai selesai jam 20.00  Sekurity PT JIEP yang dipimpin oleh korlap Narto kembali melakukan pembongkaran Warung pedagang di jln rawa gelam 2 dan jl. awa gelam 3,  Tampa kecuali semua pedagang warungnya di bongkar  serta gerobak berikut isinya diangkut lalu bawa ke PT. JIEP,  Tutupnya

(Eva/Monty)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM