Home » » Rumah Detensi Imigrasi Kembali Dipenuhi WNA

Rumah Detensi Imigrasi Kembali Dipenuhi WNA

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Kamis, 22 Februari 2018 | 19.52

Warga Negara Asing (WNA) asal Afganistan, Somalia dan Sudan, kembali memenuhi trotoar depan rumah Detensi Imigrasi, jalan Peta Selatan, Kalideres Jakarta Barat, Kamis 22/2/2018.

Mereka bertahan di rumah Detensi tersebut, diperkirakan sudah sejak  dua minggu berada diatas trotoar dengan menggunakan tenda tenda.Dari keterangan Jahro ( 14) mengatakan, keberadaannya di Rumah Detensi itu bersama kedua orang tuanya dan adiknya. Tujuannya adalah mencari perlindungan (Suaka) kepada Negara Indonesia."Kami datang dari Bogor ke rumah Detensi Imigrasi, tujuannya mencari perlindungan kepada Pemerintah Indonesia.Negara kami penuh dengan Konflik.Dan kami sudah tiga tahun berada di Indonesia, berada di wilayah Bogor,"kata Jahro.

Ketua Dewan Kota Jakarta Barat,H Muhamad Masykur mengatakan,Di rumah Detensi tadi ada UNCHR dan International Organizatien For Migration (IOM),dan juga disini perlu dukungan Pemerintah Provinsi, dalam hal ini Gubernur dan Walikota.Karena ada Perpres No 125 tahun 2016 yang mengatur tentang pengungsi. Sebab, pengungsi ini sudah semakin banyak di trotoar rumah Detensi Imigrasi."Saya berharap Gubernur dan Walikota menyediakan penampungan sementara yang ada di Jakarta Barat.Kalau ada penampungan yang ditunjuk atau disepakati Gubernur, maka saya berharap ada petugas tiga pilar yang mengawasi,"ucap Maskur.

Asisten Deputi tiga,pada Deputi lima dan Wakil Ketua Def. Kemenkumham dan
Bidang penanganan, pengungsi dan Luar Negeri, Chairul Anwar 
mengatakan, jumlah semuanya ada tiga puluh dan empat puluh orang, mereka sudah dimasukan ke rumah Detensi Imigrasi.Sekarang masuk lagi 330 orang dan pada umumnya mereka bertempat tinggal di kawasan Puncak Bogor."Dari hasil rapat kordinasi, telah disepakati bersama.Yang pertama, mereka akan dilakukan asesmen Kesehatan, dan untuk menilai tingkat kerentanan mereka.Itu akan dilakukan oleh UNCHR dan Iom yang nantinya berkordinasi dengan Pemda setempat," katanya.(Eva/Ivan)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM