Home » » Sajak Peluit Kartu Kuning Puisi Kritik Untuk Pemerintah

Sajak Peluit Kartu Kuning Puisi Kritik Untuk Pemerintah

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Senin, 05 Februari 2018 | 01.16

Wakil Ketua DPR Fadli Zon kembali membuat puisi kritik untuk pemerintah. Kali ini berjudul "Sajak Peluit Kartu Kuning".

Puisi ini dibuat Fadli untuk mengapresiasi aksi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Zaadit Taqwa yang mengacungkan kartu kuning ke hadapan Presiden Joko Widodo.

Dalam puisinya, Fadli menceritakan mengenai mahasiswa di era saat ini yang kurang kritis terhadap pemerintah. Namun, pada akhirnya muncul aksi kartu kuning yang membuat suara kritis mahasiswa kembali terdengar.

Berikut puisi terbaru Fadli Zon yang ramai di group WA, Senin (5/1/2018).

sajak peluit kartu kuning

seperti mulut tersumpal kain
kau tak bisa bersuara
tak ada kata terdengar
tak ada kalimat tersiar
apalagi pidato berkobar
kemana gerangan
mahasiswa penggerak zaman

di era kematian logika
ketika dagelan jadi pemeran utama
rakyat makin menderita
biaya hidup menggila
listrik bensin gas sembako melonjak naik
harga diri terus tercabik
utang meroket juara
busung lapar headline berita
nyawa melayang banting harga
kau seolah menutup mata
tiada suara rintihan
tiada sayup-sayup desahan
apalagi orasi perjuangan
kemana gerangan.

tiba-tiba kau tiup peluit nyaring
tanganmu mengacung kartu kuning
Balairung UI memecah sunyi
bergaung sampai ke pojok-pojok negeri
mengabarkan peringatan
tumpukan pelanggaran
tanpa kata-kata dan basa basi
kini kutahu dimana kau berdiri

Fadli Zon, 4 Februari 2018

(Eva Andryani/Ivan)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM