Home » » Diduga Memalsukan Gelar Sarjananya, Komar Di Polisikan Pihak UMUS

Diduga Memalsukan Gelar Sarjananya, Komar Di Polisikan Pihak UMUS

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Senin, 05 Maret 2018 | 08.21

Brebes,bidikfakta.com- Salah satu pengurus yayasan pendidikan tinggi di Brebes, beberapa waktu lalu  memperperkarakan komar salah satu mantan rektornya,  ke pihak berwajib karena di duga yang bersangkutan melakukan pemalsuan surat keterangan dan pemalsuan tanda tangan. 
Berita ini mencuat ketika salah satu wakil rektornya  membeberkan pada media usai acara pelantikan rektor baru beberapa waktu lalu di kantornya pada selasa,( 13/2/18 )


Dikatakanya, yang bersangkutan di laporkan ke Polisi lantaran telah merugikan dengan telah di duga memalsukan tanda tangan ketua yayasan untuk kepentingan pribadi dan juga lantaran yang bersangkutan telah memalsukan surat keterangan gelar sarjananya.

"Yayasan telah melaporkan beliau  karena yang bersangkutan telah melanggar UU Sisdiknas , sekaligus ini di lakukan untuk mengembalikan nama baik Universitas yang dulu sempat ramai akibat aksi audien yang mempertahan beliau",tutur Wadli Wakil Rektor III

Lebih lanjut ia menegaskan," otomatis jika gelar rektor itu  palsu yang di rugikan adalah siswanya karena tanda tangan dari rektor tidak bisa berlaku"Tandasnya.
Di beberkan Wadli, saat penjaringan rektor beberapa nama masuk dalam kategori, namun dengan berbagai pertimbangan , selain di anggap mampu, yayasan juga membutuhkan sosok figur yang sudah di kenal, sehingga pilihan jatuh pada beliau.

Dalam awal menyerahkan berkas, yang bersangkutan memang tidak melampirkan Ijasah, namun hanya melampirkan keterangan bawa benar yang bersangkutan adalah mahasiswa sebuah universitas di Jakarta tingkat Doktoral (S3) dan telah dinyatakan lulus , dan bahwa ijasah yang bersangkutan akan diserahkan pada saat akhir maret 2017.
Namun hingga waktu yang di terangkan, ijasah belum juga di serahkan yang akhirnya pihak yayasan melakukan croscek ke Universitas bersangkutan, dari hasil crosscek ternyata Universitas  belum atau tidak pernah mengeluarkan keterangan ijasah kepada yang bersangkutan. Beber Wadli.

Keterangan tersebut juga di benarkan oleh Wakil Rektor satu, Mukson yang sempat membeberkan kepada media. 
Ketua yayasan saat di konfirmasi wartawan usai gelar acara pelantikan rektor baru hanya mengatakan singkat,"nanti saja biar proses hukum yang berjalan,  sudah ada yang menangani" kata Muhadi.

Dari informasi yang berhasil di gali, pihak berwajib membenarkan jika nama bersangkutan telah di laporkan oleh salah satu pengurus yayasan di Brebes terkait pemalsuan data. "Betul mas" kata salah satu penyidik melalui pesan Whatsap.

Sementara yang bersangkutan saat di hubungi hanya menyampaikan " Ma'af SMS nya tidak lengkap dan kurang jelas, kami sedang ada tugas dan berada di Jakarta" Terangnya Via SMS ( olam) 

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM