Home » » Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Anwar Haidar,SIK,IK,Msi Gelar Kasus Pengungkapan Curanmor

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Anwar Haidar,SIK,IK,Msi Gelar Kasus Pengungkapan Curanmor

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Senin, 12 Maret 2018 | 01.41

Kapolres Kutai Kartanegara Polda Kalimantan Timur AKBP Anwar Haidar,S.IK,M.SI.,  didampingi Wakapolres Kompol Andre Anas,S.IK.,  dan Kasat Reskrim AKP Damus Asa,SH,S.IK.,  menggelar Press Release terkait pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), bertempat dihalaman belakang Polres Kutai Kartanegara, Senin (12/03/2018), pukul 11:00 Wita.

Dikatakan oleh Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Anwar Haidar,S.IK,M.SI.,  kegiatan ini dilaksanakan guna memberi informasi baik kepada Masyarakat maupun kepada para Awak Media, bahwa Satuan Reskrim baru saja mengungkap kasus Sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor ) diwilayah hukum Polres Kutai Kartanegara dalam Skala Besar.

"Kami berhasil mengamankan 4 (empat) tersangka dalam perkara tersebut, baik sebagai Pelaku curanmor, sebagai penadah, maupun perantara sepeda motor hasil curian kepada Penadah. Mereka adalah RA (38), HN (24), dan B (Masuk dalam Daftar Pencarian Orang) yang berperan sebagai Eksekutor, sedangkan JN (35) berperan sebagai penadah, dan FR(24) berperan sebagai perantara penjualan sepeda motor hasil curian ke penadah," - terang Kapolres.

Barang bukti yang berhasil diamankan Petugas selain 20 (dua puluh) unit sepeda motor berbagai merk dan jenis dari TKP (Tempat Kejadian Perkara) berbeda-beda, juga turut disita 70 (tujuh puluh) tabung gas Elpiji 3'kg yang juga hasil curian para Tersangka.

"Modus operandi yang dilakukan oleh tersangka dengan cara Survei terlebih dahulu sepeda motor yang akan dicuri, apakah saat itu kendaraan dikunci stang atau kunci kontak masih nempel, bila dalam keadaan terkunci stang, maka pelaku akan menggunakan kunci "T" dan saat itulah para pelaku berbagi peran sebagai pengambil kendaraan dan juga yang mengawasi keadaan sekitarnya," - pungkas Kapolres.

Selain itu ditambahkan, sepeda motor yang berhasil diambil, kemudian dijual ke beberapa wilayah dan salah satunya kewilayah Desa Tanjung Kecamatan Sebulu dengan harga antara Rp. 1.200.000.- (satu juta dua ratus ribu rupiah) s/d Rp. 2.300.000.- (dua juta tiga ratus ribu rupiah) dan hasil penjualannya tersebut dibagi kepada masing-masing yang ikut mengambil sepeda motor tersebut.

Kelompok tersangka RA dan kawan-kawan merupakan jaringan tersangka pemain lama, namun keberadaannya selalu berpindah-pindah tempat dan merupakan kelompok jaringan curanmor yang terorganisir bahkan dari pengembangan unit Reskrim Polres Kutai Kartanegara, selain beroprasi diwilayah hukum Kutai Kartanegara, tersangka juga melancarkan operasinya diwilayah Kodya Samarinda dan Balikpapan, - jelas Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Anwar Haidar,S.IK,M.SI.

Kelompok ini juga mempunyai penadah yang tergolong rapi karena diduga masih banyak sepeda motor hasil curiannya dijual ke wilayah pedesaan, dan dengan perkara ini para tersangka akan dikenakan pasal berlapis yakni pasal Pasal 363 KUHP Jo Pasal 55 KUHP, dan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 5 (lima) tahun.   (Eva / Is)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM