Home » » Lahan Untuk Dipo Penampungan Sampah Warga Jakarta Barat Berkurang

Lahan Untuk Dipo Penampungan Sampah Warga Jakarta Barat Berkurang

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Selasa, 27 Maret 2018 | 02.13

JAKARTA,BidikFakta.Com

 Lahan untuk dipo penampungan sampah warga Jakarta Barat berkurang. Hal ini disebabkan lahan dipakai untuk penampungan puluhan truk tua dan rusak.

Kepala Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat Edy Mulyanto mengatakan, ada 89 unit truk tua dan saat ini sudah rusak di halaman parkir kantor Suku Dinas Kebersihan dan Asrama Kebersihan Bambu Larangan. 

"Tadinya kami punya 38 dipo, tapi saat ini hanya tinggal 34 dipo saja. Dua dipo di antara tidak bisa digunakan, karena dijadikan tempat penambungan truk rusak tersebut," kata Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat Edy Mulyanto, Senin (26/3). 

Hilangnya dipo di Asrama Kebersihan membuat warga kebingunan untuk melakukan pembuangan sampah. Selain itu, tumpukan bangkai besi tua itu membuat estetika kota rusak. Kesan kumuh menyelimuti area belakang asrama kebersihan bambu larangan.

"Kalau untuk pengiriman sampah ke Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Sebab jumlah armada kami sudah cukup. Hanya saja jika terjadi keterlambatan pengangkutan akibat antrean panjang di Tempat Pembuangan Sampah Bantar Gebang," paparnya. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengaku pihaknya sudah berkali-kali mengajukan permohonan kepada pihak Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI untuk penghapusan aset.

"Sudah sering kami ajukan untuk dihapus asetnya dan dilakukan penarikan. Tapi sampai ini belum ada realisasinya," kata Isnawa.

Persoalan rusaknya kendaraan pun terjadi di seluruh Jakarta. Hal tersebut tidak hanya terjadi pada instansi tempat kerjanya saja. "Sebaiknya memang setiap dinas termasuk kami mempunyai wewenang untuk melakukan penghapusan aset. Tujuan agar bisa lebih cepat dan tidak ada lagi penumpukan," tandasnya.

(Eva Andryani)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM