Home » » Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Muhadjir Effendy Beserta Kasad Jenderal TNI Mulyono Membuka Rakornis TMMD Ke 101

Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Muhadjir Effendy Beserta Kasad Jenderal TNI Mulyono Membuka Rakornis TMMD Ke 101

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Senin, 12 Maret 2018 | 21.42

Jakarta,BidikFakta.Com

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy beserta Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono selaku Penanggung Jawab Operasional (PJO) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis TMMD (Rakornis TMMD) ke-lOl yang dilaksanakan di Hotel Ciputra, Jakarta, Selasa (13/3/18)


Pada TMMD ke-lOl ini, TNI bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka mempercepat tercapainya visi Kemendikbud tahun 2015-2019 dan Agenda Nawacita dalam Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Muhadjir Effendy menegaskan Kemendikbud mendorong sekolah untuk mengoptimalkan peran Tripusat Pendidikan yaitu kolaborasi antara sekolah, keluarga dan masyarakat dalam meluaskan akses dan meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam menerapkan layanan pendidikan dan menguatkan PPK, perlu sekali keterlibatan dalam berbagai pihak, salah satrmya TNI. 


"Tidak hanya PPK, karena personel TNI menjangkau seluruh daerah di Indonesia. Saya harap kolaborasi ini dapat menjangkau aspek yang lebih luas di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) mengingat tidak semua pihak dapat menjangkau daerah tersebut. Dengan kebutuhan itu dan keberadaan TNI, maka layanan pendidikan akan mudah diatasi," ujar Muhadjir dalam sambutan Rakornis TMMD 2018 di Jakarta, Selasa (13/3). 


Menteri Muhadjir memaparkan berbagai keterlibatan TNI dalam dunia pendidikan bukan hal baru. Pasalnya, kata Muhadjir, peran dan kesigapan prajurit TNI dalam suksesnya pelaksanaan pendidikan di berbagai daerah sudah terbukti, di antaranya anggota TNI yang mengajar di sekolah-sekolah daerah 3T; pengembalian ribuan anak putus sekolah ke sekolah yang merupakan kerja sama antara Pemda dan Babinsa di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Juga ada anggota TNI yang membantu melancarkan akses bagi siswa ke sekolah dengan menggunakan perahu karet menyebrangi sungai di Kabupaten Aceh Barat karena jembatan yang biasa digunakan rusak akibat banjir. 


"Banyak sekolah yang dibangun juga karena inisiatif dan kepedulian dari pihak TNI bekerja Sama dengan Pemda di banyak daerah di Indonesia. Bahkan ada program Srawung TNI kegiatan rutin yang dilakukan oleh semua prajurit di lapangan, sehingga terjalin dan terbentuk jiwa patriot pada diri pelajar, karakter dan kemandirian bangsa. Hal ini menunjang tercapainya pendidikan karakter yang kita gelorakan," ujar Muhadjir. 



Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy beserta Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono selaku Penanggung Jawab Operasional (PJO) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis TMMD (Rakornis TMMD) ke-lOl yang dilaksanakan di hotel Ciputra, Jakarta, Selasa (13/3).

Pada TMMD ke-lOl ini, TNI bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka mempercepat tercapainya visi Kemendikbud tahun 2015-2019 dan Agenda Nawacita dalam Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Muhadjir Effendy menegaskan Kemendikbud mendorong sekolah untuk mengoptimalkan peran Tripusat Pendidikan yaitu kolaborasi antara sekolah, keluarga dan masyarakat dalam meluaskan akses dan meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam menerapkan layanan pendidikan dan menguatkan PPK, perlu sekali keterlibatan dalam berbagai pihak, salah satrmya TNI.

"Tidak hanya PPK, karena personel TNI menjangkau seluruh daerah di Indonesia. Saya harap kolaborasi ini dapat menjangkau aspek yang lebih luas di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) mengingat tidak semua pihak dapat menjangkau daerah tersebut. Dengan kebutuhan itu dan keberadaan TNI, maka layanan pendidikan akan mudah diatasi," ujar Muhadjir dalam sambutan Rakornis TMMD 2018 di Jakarta, Selasa (13/3).

Menteri Muhadjir memaparkan berbagai keterlibatan TNI dalam dunia pendidikan bukan hal baru. Pasalnya, kata Muhadjir, peran dan kesigapan prajurit TNI dalam suksesnya pelaksanaan pendidikan di berbagai daerah sudah terbukti, di antaranya anggota TNI yang mengajar di sekolah-sekolah daerah 3T; pengembalian ribuan anak putus sekolah ke sekolah yang merupakan kerja sama antara Pemda dan Babinsa di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Juga ada anggota TNI yang membantu melancarkan akses bagi siswa ke sekolah dengan menggunakan perahu karet menyebrangi sungai di Kabupaten Aceh Barat karena jembatan yang biasa digunakan rusak akibat banjir.

"Banyak sekolah yang dibangun juga karena inisiatif dan kepedulian dari pihak TNI bekerja Sama dengan Pemda di banyak daerah di Indonesia. Bahkan ada program Srawung TNI kegiatan rutin yang dilakukan oleh semua prajurit di lapangan, sehingga terjalin dan terbentuk jiwa patriot pada diri pelajar, karakter dan kemandirian bangsa. Hal ini menunjang tercapainya pendidikan karakter yang kita gelorakan," ujar Muhadjir.
(Eva/Mulyadi)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM