Home » » Pencuri Spesialis Rumah Kosong Di Wilayah Tangerang Selatan Di Ringkus Polisi

Pencuri Spesialis Rumah Kosong Di Wilayah Tangerang Selatan Di Ringkus Polisi

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Selasa, 06 Maret 2018 | 15.38

Tangsel,BidikFakta.Com

Anggota Polsek Serpong dan Polres Tangerang Selatan menangkap lima pencuri spesialis rumah kosong di wilayah Tangerang Selatan.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Fadli Widiyanto SIK, SH, MH yang didampingi oleh Kapolsek Serpong Kompol Dedi Kurniawan SIK SH, MM, Kanit Reskrim AKP Budi Harjono, SH dan Kasubag Humas Iptu Sarman. 

Kapolres Tangsel mengatakan, pengungkapan ini hasil pengembangan kasus pencurian di Perumahan Kencana Loka, Serpong, pada 24 Februari 2018.

"Pertama kita menangkap dua tersangka di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan, karena mencuri di Perumahan Kencana Loka, Tangerang Selatan," ujar AKBP Fadli di halaman Polsek Serpong, Selasa (6/3/2018) pukul 13.30.

Berdasarkan hasil penangkapan kedua pelaku pertama, polisi menangkap dua pelaku lagi pada 1 dan 2 Maret 2018.

Dua orang pelaku kembali diamankan oleh Tim Vipers Polsek Serpong di Cibubur pada 5 Maret 2018, namun satu pelaku harus ditembak mati karena berusaha menyerang petugas dengan senjata api.

Total ada enam tersangka yang ditangkap, namun satu orang tewas dan lima sisanya ditahan di Polsek Serpong.

Fadli menambahkan, target utama komplotan pencuri ini adalah rumah kosong, atau yang sedang ditinggalkan oleh penghuninya.

"Dari hasil pengakuan dua tersangka yang yang pertama tertangkap, mereka telah melakukan pencurian di daerah Tangerang Selatan sebanyak 10 kali," ujar AKBP Fadli.

Dari semua hasil kejahatan tersebut,
polisi menyita barang bukti yakni satu senjata api SIG Sauer dan 7 butir peluru tajam, dua air soft gun, tiga palu, tiga kunci L, gerinda, golok, 3 unit sepeda motor, 17 handphone, 24 jam tangan, 2 kamera, tiga boks perhiasan, 4 pasang pelat nomor mobil, 11 gelang emas, 6 cincin, dan 3 liontin

"Hasil pencurian ini sebagian sudah mereka jual, namun sebagian lagi ada yang belum sempat dijual," kata AKBP Fadli.

Sementara Kapolsek Serpong Kompol Dedi Kurniawan mengatakan, tersangka kerap kali menyamar ketika melakukan aksinya.

"Mereka sering menyamar, menjadi petugas listrik, atau pun yang lainnya," ujar Kombes Dedi.

Kombes Dedi menambahkan, sebanyak empat dari enam tersangka mencoba kabur ketika ditangkap, oleh karena itu petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan timah panas dibagian kakinya.

Menurutnya, tersangka seringkali melakukan aksinya di wilayah Tangerang Selatan seperti Serpong, Pamulang, Ciputat, dan sekitarnya.

Akibat dari tindakan kriminal para tersangka, kini dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan hukuman penjara maksimal tujuh tahun.(Eva/Ivan)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM