Home » » Polres Kutai Kartanegara Amankan Aksi Unjuk Rasa HMI Di Kantor Sekda Kabupaten Kutai Kartanegara

Polres Kutai Kartanegara Amankan Aksi Unjuk Rasa HMI Di Kantor Sekda Kabupaten Kutai Kartanegara

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Jumat, 09 Maret 2018 | 03.20

Anggota Polres Kutai Kartanegara amankan Aksi Unjuk Rasa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cab. Kutai Kartanegara dihalaman Kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada haru Kamis (08/03/2018), Sekira Pukul 10:00 Wita.

Dalam kegiatan Pengamanan Unjuk Rasa ini, Polres Kutai Kartanegara menurunkan Anggotanya sebanyak lebih kurang 30 Personil dari berbagai Satuan Fungsi yang tergabung dalam Peleton Siaga 4. - ujar Kapolres Kutai Kartanegara Polda Kalimantan Timur AKBP Anwar Haidar,S.IK M.SI.,  melalui Kasubbag Humas Polres Kutai Kartanegara AKP Urip Widodo.

Aksi unjuk rasa belasan Mahasiswa ini berjalan damai, massa dari sejumlah Organisasi Kemahasiswaan ini memulai aksinya dengan menggelar konvoi menggunakan sepeda motor dari Bundaran HI jembatan Bongkok menuju ke Kantor Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara.

"Kami disini hanya meminta kepada Pemkab Kutai Kartanegara untuk membatalkan pengalihan fungsi bangunan ex. Asrama Putri di Jalan KH Akhmad Muksin, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, sebagai tempat kegiatan Korpri Kabupaten Kutai Kartanegara," - Kata Koordinator Lapangan Mursid Mubarak saat menyampaikan salah satu tuntutannya melalui orasinya dihalaman Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara.

Selanjutnya pada pukul 10:45 Wita massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kutai Kartanegara ditemui oleh Kepala BPKAD Kabupaten Kutai Kartanegara dan meminta Perwakilan Mahasiswa Sebanyak 5 orang melaksanakan Pertemuan di Ruang Rapat Executif Kab. Kutai Kartanegara.

Dalam pertemuan tersebut, Pihak BPKD menyampaikan, Bahwa :
 1). Penolakan surat yang diajukan oleh mahasiswa karena pada saat itu hanya dilampirkan 1(Satu) lembar kertas.

2). Saat rapat dan audiensi dengan Bapak Sekda bersama dengan Asisten III, tidak punya dasar dokumen yang legal dari mahasiswa atas pinjam pakai asrama tersebut sehingga waktu itu tetap merekomendasikan agar dikosongkan.

3). Apabila mahasiswa HMI dan HIPMA memiliki dokumen legal pinjam pakai Asrama tersebut dapat disampaikan lengkap dengan pengurus serta nama - nama yang menggunakan asrama.

4). Memberikan waktu 1 (Satu) Minggu kepada mahasiswa untuk melengkapi seluruh dokumen terkait dengan pinjam pakai Asrama HIPMA tersebut, sehingga nantinya  dineruskan kepada bapak Sekda sebagai dasar untuk memberikan ijin pinjam pakai.


Penyampaian Perwakilan dari Pengunjukrasa menyampaikan, Bahwa :
 1). Meminta agar Asrama yang digunakan oleh HIPMA Tenggarong tidak dialihkan fungsi atau digunakan oleh Korpri seperti yang diberitakan oleh Pemkab Kutai Kartanegara.

2). HMI dan HIPMA telah melengkapi syarat legal namun saat disampaikan ke BPKD berkas tersebut ditolak dan disuruh menunggu hasil rapat pada tanggal 1 Maret 2018 yang dilaksanakan oleh Sekda bersama dengan asisten III serta BPKD.

3). Hasil rapat tetap merekomendasikan agar Asrama HIPMA dikosongkan sampai batas waktu tanggal 11 Maret 2018.


Setelah mendengar pendapat dari perwakilan pengunjukrasa tentang masalah yang terjadi, Kabag Humas Setkab. Kutai Kartanegara menyimpulkan bahwasanya :
 1). Diberikan waktu 1 (Satu) Minggu kepada mahasiswa untuk melengkapi syarat administrasi pinjam pakai Asrama.

2). Agar dilampirkan seluruh dokumen terkait sehingga dapat diterbitkan ijin pinjam pakai.


Setelah menerima penjelasan dari pihak DPRD, kemudian perwakilan pengunjukrasa meninggalkan ruang rapat Executif Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara dan massa pengunjukrasa membubarkan diri, - Tutup Kasubbah Humas Polres Kutai Kartanegara Akp Urip Widodo.   (Eva / Is)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM