Home » » PT. Mitra Bhakti Nusa di Audit Oleh Baharkam Mabes Polri, Untuk Mengoptimalisasi Fungsi Keamanan di Dalam Negeri

PT. Mitra Bhakti Nusa di Audit Oleh Baharkam Mabes Polri, Untuk Mengoptimalisasi Fungsi Keamanan di Dalam Negeri

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Sabtu, 24 Maret 2018 | 11.14

Bidikfakta.com- Bogor, Satuan Pengamanan adalah kepanjangan dari singkatan Satpam, yakni satuan atau kelompok petugas yang dibentuk oleh instansi atau Badan Usaha untuk melaksanakan pengamanan dalam rangka menyelenggarakan keamanan Swakarsa di lingkungan kerjanya (Peraturan Kepala  Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Sistem Manajemen Pengamanan Organisasi, Perusahaan dan/atau Instansi/Lembaga Pemerintah, BAB I, Pasal 1, Ayat 6).

Seperti yang dijalankan oleh PT. Mitra Bhakti Nusa (MBN) ini, sebagai penyedia jasa keamanan , konsultasi keamanan dan pelatihan tenaga keamanan. MBN mempunyai Motto sebagai penyedia jasa keamanan yang terbaik di Indonesia, serta mempunyai misi memberikan pelayanan keamanan yang didukung dengan sistem dan sumber daya manusia yang terlatih dan profesional, juga memberikan kenyamanan dan kepuasan pelayanan kepada pengguna jasa, serta menciptakan hubungan baik dengan setiap pengguna jasa maupun masyarakat sekitarnya.

Setelah Upacara Pembukaan  Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama Angkatan XII PT. Mitra Bhakti Nusa, kegiatan selanjutnya adalah Audit dari Baharkam Mabes Polri, gunanya mengaudit adalah untuk mengoptimalisasi fungsi keamanan di dalam negeri.

" Jadi Baharkam Mabes Polri, Audit Polda Jabar tentang pelaksanaan untuk pembinaan security, lalu dari Baharkam Polri lanjut ke Polda, lantas kesini (PT. Mitra Bhakti Nusa), yang diaudit itu adalah prosedur keamanan itu seperti apa dan apa benefit yang diterima oleh Security dalam rangka untuk memotivasi kerja mereka secara optimal atau tidak, kalau hak mereka diterima maka otomatis  dia akan bisa membangkitkan motivasinya sebagai anggota", tutur Ully Siregar.MM, saat diwawancarai oleh awak media di ruangannya (23/3/2018).

Ully menambahkan, Baharkam mengaudit sistem manajemen, seperti jumlah anggota, kepemilikan KTA. Semua tentang security, syarat- syarat menjadi security, lalu tentang kontrak kerja dengan kliennya, kemudian security dimana saja serta jumlahnya dan itu semua di cek oleh Baharkam Mabes Polri", ujar Ully.

" Baharkam apabila ada temuan maka langsung disampaikan, cuma ada satu yang ditemukan oleh Baharkam, yakni prosedur Diklat kita yang belum maksimal, dan belum sesuai dengan ketentuan dan kita akan secepatnya merivisi. Jadi audit itu adalah audit manajemen pengamanan yaitu semua aktivitas keamanan yang ada di MBN yang diberikan ke pengguna dan gimana anggota mengimplementasikan semua SOP di lapangan, dari izin, BPJS, medikal, gaji, itu semua diperiksa semuanya oleh Baharkam", pungkasnya.

(RD)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM