Home » » STIH IBLAM Secara Kuantitas Standarnya Sekolah Tinggi Swasta di Jakarta, Tidak Diragukan Lagi

STIH IBLAM Secara Kuantitas Standarnya Sekolah Tinggi Swasta di Jakarta, Tidak Diragukan Lagi

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Selasa, 06 Maret 2018 | 06.17

Bidikfakta.com- Jakarta, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM ( STIH IBLAM) merupakan Perguruan Tinggi Hukum Swasta yang memiliki lokasi di Jalan Keramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Kampus STIH IBLAM ini sudah ada sejak tahun 1993. Kampus STIH IBLAM ini memiliki dua buah program studi yang meliputi:

a. S-1 Ilmu Hukum

b. S-2 Magister Hukum

Dengan akan dimulainya tahun akademik 2018-2019, maka Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM sebagai salah satu kampus hukum swasta yang cukup terkemuka di wilayah Jakarta ini.

Pagi tadi Rektor dari STIH IBLAM, Dr.H.Edy Susanto,SH.,MH.,MA yang didampingi pula oleh Ketua IBLAM Depok serta Kepala Prodi STIH IBLAM, berbincang- bincang santai dengan para awak media di Ruangannya (6/3/2018).

Menurut Edy Susanto, "persaingan itu banyak dan wajar, orang lain mau jelek - jelekin ya biarin saja, dimata Allah SWT itu, siapa yang baik nanti akan muncul kebaikannya. Dan siapa yang niat jahat akan dihancurkan oleh Allah, cepat atau lambat orang jahat itu pasti hancur. Biarkan saja itu orang punya hak", ucapnya santai, saat ditanya terkait berita miring diluaran.

" Kita sudah berusaha memperbaiki citra, 
sekarang IBLAM lebih bagus dari yang dulu, sekarang Dosen- dosennya banyak yang muda- muda, dan lulusan luar negeri", paparnya.

Edy menegaskan bahwa sekarang IBLAM jauh lebih bagus dari penataan akademiknya, yang sesuai dengan standar, sistem keuangan dan sistem laporan.

" Kita rencana mau Akreditasi A, dan selama ini kita Akreditasi B terus. Kita belum Akreditasi A, mungkin karena kampusnya masih sewa. Mungkin dianggapnya seperti itu. Tetapi kalau yang di Depok itu kita Kampus sendiri. Mahasiswa yang sudah lulus dari IBLAM lebih dari tujuh ribu. IBLAM ini berdiri sejak tahun 1993, dan kita setiap meluluskan mahasiswa tidak terlalu banyak sekarang. Dulu boomingnya S1- S2 kita banyak", terang Edy.

Saat yang sama, Agnes selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) IBLAM mengatakan "memang standarnya kan tidak sama dengan Universitas Negeri. IBLAM ini secara kuantitas standarnya Sekolah TInggi Swasta di Jakarta ini tidak diragukan lagi, dan pilihan pertama saat itu kami ingin meningkatkan kualitas terlebih dahulu. Mulai pertama kali yang disentuh dari IBLAM adalah kualitas dari para Pengajar",ujar Agnes.

"Jadi mulai saat ini kami berani merekrut orang- orang muda. Bahkan ada Diplomat muda Indonesia ikut mengajar di IBLAM, Ikut berbagi ilmu dan bahkan ada Dosen- dosen kita yang lulusan dari Luar Negeri, seperti Australia, Malaysia, Rusia seperti saya sendiri. Bahkan lulusan dari Amerika juga ada, dan Belanda, mereka mengajar Perspektif Hukum Nasional, yang mana di IBLAM ini belum tergarap", tuturnya.

Menurut Agnes, kemarin IBLAM sudah bekerjasama dengan tiga Institusi dan dua Negara, Rusia dan Malaysia.

" Mereka datang sendiri tanpa kita yang fasilitasi segala macam. Mereka datang dengan kesadaran mereka dan uang mereka, dan kita sudah MOU dengan Rusia, kita juga sudah mengirimkan mahasiswa IBLAM kesana kemarin. Dengan 18 Negara lainnya untuk mengikuti sidang simulasi PBB", papar Agnes.

" Kita memulai bahwa kualitas dari IBLAM ini memang sedang ditingkatkan. Selain itu Visi dan Misi dari IBLAM adalah bagaimana mahasiswa siap di dunia kerja, dan yang sudah kerja bisa memaksimalkan potensi dalam pekerjaannya. Untuk tahun ini kita sudah ada 300 mahasiswa yang kuliah di IBLAM, dan total jumlah mahasiswa secara keseluruhan ada 1000 lebih", pungkasnya.
(RD)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM