Home » » Tersangka Perusakan Mobil Nissan Di Underpass Senen Akhirnya Tertangkap

Tersangka Perusakan Mobil Nissan Di Underpass Senen Akhirnya Tertangkap

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Senin, 05 Maret 2018 | 08.46

*TERSANGKA PERUSAKAN MOBIL NISSAN DI UNDERPASS SENEN AKHIRNYA TERTANGKAP*

Jakarta,BidikFakta.Com

Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat akhirnya berhasil mengungkap tersangka perusakan satu Unit Mobil Mobil Nissan X-trail warna putih dengan Nomor Polisi B233 PB beberapa hari lalu serta penganiayaan yang terjadi dikolong Underpass senen Jakarta Pusat yang mana beberapa korban dan satu Unit Mobil Nissan X-trail dengan Nomor Polisi B 233 PB.berikut korban MHS, AA, dan ALA yang berada didalam kendaraan tersebut.

Barang Bukti (BB) yang berhasil disita Oleh Kepolisian dari korban berupa: satu Unit Mobil Nissan X-Trail warna putih dengan Nomor Polisi B 233 PB  ,satu buah STNK Nomor Polisi B - 2087 - TKZ mobil Nissan X-trail warna putih  ,satu buah helm warna biru  ,satu potong kain berwarna hitam hijau bertuliskan Gojek Korwil Jakarta Pusat dan satu unit handphone merk Samsung berisikan rekaman kejadian.senin (5-3).

Kejadian berawal dari korban MHY, AA dan ALA yang mengendarai mobil Nissan X-trail Warna putih dengan Nomor Polisi B 233 PB dari Cibubur hendak ke Rivoli,lalu saat melintas Jl.Letjen Suprapto, Jakarta Pusat (Depan BANK BRI Pangkalan Asem) melihat beberapa pengendara Ojek Online (OJOL) sedang berkerumun dan menutup seluruh jalan, kemudian korban membunyikan klakson dengan maksud meminta ijin untuk melewati jalan tersebut, namun ada salah satu pengemudi Ojek Online meneriaki "BRISIK"  sambil menggedor-gedor mobil yang di tumpangi korban,setelah itu korban AA dan korban ALA masing-masing membuka jendela kaca dan mengatakan "kenapa mobil kami dipukul-pukul, kami cuma mau lewat emang ini jalanan cuma punya kalian" kata korban saat mobilnya dipukuli.

Mendengar kalimat tersebut para driver ojek lain merasa tidak terima dan langsung mengerumuni mobil yang ditumpangi para korban dan memukul kaca mobil yang dikendarai korban menggunakan tangan dan helm sehingga kaca mobil bagian belakang dan samping kanan kiri pecah, kemudian korban berusaha melarikan diri dengan menjalankan mobil tersebut namun dikerjar oleh pengemudi ojek online yang lain dan sesampainya dimulut underpass arah simpang lima senen, mobil korban kembali dicegat oleh pengemudi ojek online dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario sehingga mobil berhenti dan para pengemudi ojek online beramai-ramai langsung memukulinya kembali dengan menggunakan tangan, helm serta batu bata dan korban terpaksa melajukan mobil kembali guna untuk menyelamatkan diri ,sehingga menabrak sepeda motor. Honda Vario yang berada didepannya, namun sesampainya di kolong underpass senen kondisi jalanan macet sehingga para korban keluar dari mobil untuk melarikan diri, namun setelah keluar dari mobil korban malah dipukuli oleh pengemudi Ojek Online.

Tersangka SN bersama-sama dengan driver ojek online lainnya ikut mengejar mobil korban dari Pangkalan Asem sampai Underpass Senen lalu merekam serta mengirimkan video ke group whatsup dengan nada memprovokasi pengendara ojek online untuk datang beramai-ramai ke Underpass Senen Jakarta Pusat dengan nada provokasi.

"Ini lagi ngejar mobil putih yang tadi yang nabrak anak-anak iringan Jenazah, ini bang ya nomornya bang ya,nomornya B 233 PB, ini pengemudi warna putih sudah dibawa Kepolsek Senen ya ok,di monitor saya Saiful ya,penanggung jawab ane ada dikolong jembatan kolong senen ya,dimonitor untuk para yang ngejar ini dijembatan ini kita dikolong terowongan mau arah ke senen ya terowongan yang ada dibawah kolong jembatan ya dimonitor bang ya ane Saiful ya "celotehnya dalam video tersebut.Sedangkan tersangka UY bersama-sama dengan ojek online lainnya ikut mengejar mobil korban dari Pangkalan Asem sampai Underpass Senen sesampainya di Underpass senen UY naik keatas mobil dan menginjak mobil.

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar (KOMBES) Roma Hutajulu mengungkapan dalam penyidikannya anggota  berhasil mengamankan dua orang tersangka Driver Ojek Online (OJOL) di Jl. Intan Letjen Suprapto Jakarta Pusat.

"Dari hasil penyidikan kami berhasil mengamankan dua orang tersangka SN (39) dan UY (48)" ungkap nya.

Roma menerangkan Tindak Pidana tersebut adalah Tindak Pidana dimuka umum yang secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP dilakukan dengan cara  :sejumlah pengemudi Ojek Online melakukan kekerasan bersama-sama terhadap korban MHS, AA dan ALA dan termasuk Satu Unit mobil Nissan X-trail warna putih Nomor Polisi. B 233 PB yang dikendarai korban AA sehingga menyebabkan korban AA,ALA dan MHS mengalami luka-luka dan mobil Nissan X-trail yang dikendarai mengalami kerusakan" terangnya.

Lanjut Roma dalam press release, kita akan terus mengembangkan kasus ini hingga semua tersangka berhasil di amankan" pungkas nya.

(Eva/Rizky)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM