Home » » Tim Aligator Polres Kutai Kartanegara Meringkus SA Pelaku Penganiayaan

Tim Aligator Polres Kutai Kartanegara Meringkus SA Pelaku Penganiayaan

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Selasa, 13 Maret 2018 | 18.04

Narkoba memang sangat berbahaya. Selain mengakibatkan pelakunya dijerat hukum, juga dapat menimbulkan pertikaian berbuntut maut. Setidaknya itu dialami NA, pria (40 tahun) beralamat di Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) yang "mandi" darah akibat ditimpas Sugeng Ariadi alias Heri (28), pada hari Selasa (13/03/2018) malam. Padahal antara NA dan Heri adalah teman nongkrong dirumah kost di Jalan Pesut, Kelurahan Timbau, Tenggarong.

"Kasus penimpasan oleh pelaku (Heri, Red) kepada korban (NA), dilatari sakit hati. Pelaku marah karena pacarnya telah diajak korban nyabu," - ujar Kapolres Kutai Kartanegara Polda Kalimantan Timur AKBP Anwar Haidar didampingi Kasat Reskrim Polres Kutai Kartanegara AKP Damus Asa kepada media online www.bidikfakta.com

Naas menimpa NA sempat menjadi perhatian warga sekitar maupun pemakai jalan yang melintas di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Pasalnya NA dalam kondisi bersimbah darah sempat tergeletak ditepi jalan jalur 2 Pesut tersebut. Bahkan berembus kabar jika pemuda itu korban begal alias rampok.

"Jadi ini kasus penganiayaan, bukan curas (pencurian dengan kekerasan) seperti beredar kabar di Media Sosial. Bahkan pelaku sudah ditangkap tak lama setelah kejadian dan kini menjalani pemeriksaan," - tambah AKP Damus Asa.

Ya, begitu kasus penimpasan itu dilaporkan warga, sejumlah Petugas tergabung di Tim Alligator Sat Reskrim Polres Kutai Kartanegara dipimpin Ipda Aksaruddin Adam langsung dikerahkan menyelidiki. Tidak menunggu lama, Heri sebagai pelaku tertangkap, sedangkan NA terpaksa menjalani perawatan medis dirumah sakit. "Jadi kasus ini motifnya pelaku sakit hati kepada korban," - kata AKP Damus Asa, lagi.

Sementara itu keterangan NA, sekira pukul 19:00 Wita, malam tadi, semula dia nongkrong di Kos Jalan Pesut. Nah sekitar 45 menit kemudian muncul Heri. Saat itu NA curiga melihat gelagat tidak baik ditunjukkan Heri. Apalagi ketika itu Heri langsung mengajak NA ke bagian belakang Kost. Tapi NA menolak keras membuat Heri kalap lalu mengambil sebilah parang dari gudang. "Saat saya lihat Heri ambil parang, maka saya lari ke tepi jalan. Tapi terus dikejar sehingga saya ditimpas kena di kepala, tangan kiri dan tangan kanan. Setelah itu Heri kabur pakai motor," ujar NA.   (Eva / Is)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM