Home » » Polsek Cengkareng Ungkap Tempat Pembuatan Minuman Keras Jenis Ciu

Polsek Cengkareng Ungkap Tempat Pembuatan Minuman Keras Jenis Ciu

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Kamis, 17 Mei 2018 | 02.05

Kepolisian Sektor Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap tempat pembuatan Minuman Keras (Miras) jenis Ciu disebuah rumah di Jalan Kampung Utan Bahagia RT. 013/RW. 012, Kel.Cengkareng Timur, Kec.Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (15/05/2018) kemarin. Untuk menggelabui Petugas, pemilik rumah yang diketahui berinisial BJF (57) menjadikannya sebagai rumah pengobatan.

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol H Khoiri,SH,MH., menerangkan, pengungkapan adanya tempat pembuatan miras jenis Ciu ini adanya informasi bahwa disebuah rumah yang berkedok rumah pengobatan tersebut ternyata di ketahui sebagai tempat pembuatan Miras (Minuman Keras) jenis Ciu.

Dari informasi yang diterima, Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri memerintahkan Anggotanya untuk menyelidiki kebenaran informasi yang dimaksud. Dibawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Dedi Herdiana dan Panit Reskrim Iptu Rahmad langsung menyelidiki rumah yang dimaksud. Alhasil, Petugas menggerebek dan menggeledah isi rumah itu.

"Saat digeledah, Petugas berhasil menemukan Barang Bukti (BB) berupa : 17 drum isi bahan fermentasi, 1 buah alat penyuling berupa kompor gas, gentong air, dan selang, 5 dus isi botol aqua tanggung berisikan Ciu siap edar, 1 buah alkohol meter, 1 bal botol kosong (menyerupai botol aqua), 1 bal tutup botol kosong, 1 plastik dan 1 kardus ragi, 1 tong kuali berisikan beras merah, Setengah karung gula pasir, 3 buah tabung elpiji ukuran 15 kg, 2 buah tabung elpiji ukuran 3 kg, dan 1 buah tungku penyulingan berikut kompornya," - terang Kompol H Khoiri. Rabu (16/05/2018).

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Dedi Herdiana mengungkapkan, menurut keterangan dari tersangka, dalam pembuatan Miras jenis Ciu ini terbilang unik yaitu dengan cara Beras Merah dimasak sampai menjadi nasi, di dinginkan diatas tampah kemudian dicampur dengan ragi, setelah dingin dan tercampur lalu dimasukkan ke dalam ember selama 4 hari. Kemudian dimasukan kedalam drum dengan dicampur air dan gula, didiamkan selama kurang lebih 15 hari (tahap fermentasi).

Setelah ampasnya mengendap kebawah, air hasil permentasi tersebut dimasukkan ke tempat tungku penyulingan. Selama proses penyulingan sekitar 5 jam, untuk tungku bagian atasnya dikasih air kemudian apinya dinyalakan menggunakan kompor gas dan hasil uapnya dari tungku tersebut disalurkan menggunakan selang menuju jerigen untuk di dinginkan.

Setelah dingin kemudian di masukan ke dalam botol dimana satu jerigen bisa menjadi 34 botol. Kemudian diukur menggunakan alat alkohol meter dengan kadar rata-rata 30 – 40 % alkohol.

Dari hasil olahan itu, ia jual seharga Rp.17.000.- (tujuh belas ribu rupiah) perbotolnya," - ungkap AKP Dedi Herdiana.

Dari hasil pengungkapan tersebut, Polisi mengamankan tersangka berikut Barang Bukti (BB) ke Mapolsek Cengkareng.

"Kami masih memintai keterangan terhadap tersangka, dan tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan pengembangan," - pungkasnya Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Dedi Herdiana.  (Eva/Is)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM