Home » » Silaturahmi Kapolres Metro Jakarta Pusat Dan FKUB Dengan Pimpinan Gereja Se Jakarta Pusat

Silaturahmi Kapolres Metro Jakarta Pusat Dan FKUB Dengan Pimpinan Gereja Se Jakarta Pusat

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Senin, 21 Mei 2018 | 14.28

Silaturahmi Kapolres Metro Jakarta Pusat Dan FKUB Dengan Pimpinan Gereja Se - Jakarta Pusat


Pada hari senin tanggal 21 Mei 2018 pukul: 19:00 Wib,Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kombes Pol Roma Hutajulu , S.IK,M.Si.dan FKUB mengadakan silaturahmi dengan pimpinan Gereja Se-Jakarta Pusat (Romo Martinus) yang bertempat di Aula ST. Antonius lantai 3 Gereja Hati Kudus Paroki Senen Jakarta Pusat. Senin , (21/5).

Kegiatan tersebut dengan mengadakan Sesi Diskusi mengenai permasalahan keakalan remaja diwiliyah Menteng kali pasir Jakarta Pusat seperti judi online.dan beberapa tempat diseluruh Jakarta Pusat yang menjadi sebuah laporan dari beberapa Tokoh Agama maupun masyarakat sekitar.,serta menyikapi adanya aksi teror bom yang sedang dialami oleh beberapa tempat diwilayah Indonesia.
 
Turut hadir Di hadiri oleh :Kapolres Metro Jakarta Pusat,Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Pusat,Wakasat Binmas Polres Metro Jakarya Pusat.Kapolsek Senen,Ketua FKUB Jakarta Pusat dan Perwakilan Ketua Pengurus Gereja Jakarta Pusat.

sebagai Moderator Bapak Kusuma dari FKUB
Bapak.Pendeta Tulus pengurus persatuan HKBP kecamatan Menteng Jakarta Pusat dan berikut isi diskusi terkait permasalahan teror bom yang terjadi dibeberapa Gereja-Gereja di wilayah Indonesia.

"Saya minta informasi kepada Bapak Kapolres bagaimana kita menyikapi kasus teror yang sudah terjadi di gereja gereja"ujarnya.

"Berkenaan Tawuran Warga di wilayah Tanah Tinggi Johar Baru seolah olah dibiarkan oleh Kepolisian setempat" ungkap Bapak Yose Patuali (Gereja YGKI).

"Agar kegiatan ini dilaksanakan dibagian bawah masyarakat yang sering terjadi gangguan kamtibmas" ujar Bapak Gede Ngurah Pratama (Pengurus Majelis Agama Hindu).

"Terkait dengan kejadian yang terjadi di Surabaya. Bagaimana cara mengantisipasi kejadian seperti itu? Tanya Bapak Boby.

Tanggapan Kapolres Metro Jakarta Pusat 
akan mengakomodir perjudian dan narkoba dan juga tawuran yang ada di wilayah menteng dan akan di lakukan tindakan tegas terukur. Bisa juga nanti akan lakukan razia. agar diperhatikan juga pendidikan awal yang di mulai dari keluarganya agar anak-anak tersebut tidak terjerumus. Atau lebih baik jika tau nama bandar narkobanya tersebut bisa langsung diinformasikan ke pihak kepolisian agar segera di lakukan tindakan terukur,Diharapkan juga untuk warga tidak hanya sekedar memberikan informasi, tetapi ketika ditanya siapa pelakunya berani menyebutkan siapa orangnya kepada polri agar dapat segera ditangkap, jangan hanya katanya - katanya. Akan diturunkan tim sosialisasi ke lokasi  yg rawan tersebut untuk melakukan sosialisasi dan pembinaan" tanggap Kapolres.

Pak Tulus menteng memberikan kiat-kiat dalam menyikapi teror bom: aspek dari setiap keamanan dalam gereja harus kuat dan selalu waspada. Agar melakukan tugasnya sesuai dengan SOP yang berlaku dan cepat tanggap untuk bisa mendeteksi dini kerawanan kerawanan yang ada, periksa setiap pengunjung gereja yang datang tanpa terkecuali. Dan akan di backup opeh anghota Polri mengenai pengamanannya. Harus juga memperhatikan aspek perpakiran, agar kendaraan yang keluar masuk dapat terdata dan terscreening dengan jelas apakah kendaraan tersebut milik jemaat atau pun bukan.

"masalah tawuran yang terjadi di johar baru sebenarnya adalah masalah sosial yaitu seperti pengangguran, putus sekolah dan lain sebagainya sehingga banyaknya terjadi konflik yang menyebabkan tawuran. Mihon bantuan juga dari warga dan unsur2 tomas dan toga yang ada disana ikut membantu polri dalam masalah penanganan tawuran tersebut. Diharapkan untuk toga dan tomas memberikan nasihat - nasihat yg dapat dipahami oleh warga - warga tersebut" ungkap Yos Patuah (Johar Baru).
 

"Kita sudah menginstruksikan kepada kapolsek untuk melakukan pertemuan fkub di kewilayahan. Agar tidak mudah menyebarkan konten2 yg belum tentu kebenarannya yg dapat menimbulkan kekacauan, seperit Hoax dan isu sara serta harus bisa menentukan bagaimana akses keluar masuk para siswa sekolah sehingga dapat terdata kendaraan yang keluar masuk apakah aman atau tidak dan didukung juga dengan aspek managemen security yg bagus dari pihak sekolah" ujar Pak Gede (gambir).

Acara kegiatan tersebut diawali dengan dengan sambutan-sambutan oleh para Tokoh/Pemimpin-Pemimpin Agama, FKUB dan sambutan dari Kapolres Meteo Jakarta Pusat.

Romo Martinus dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini oleh bapak Kapolres Metro Jakarta Pusat semoga kegiatan ini menjadikan tali silaturahmi antar umat beragama semakin erat dan semoga kita bisa bahu membahu saling menjaga keutuhan NKRI.

"Kami merasa bangga dan ucapan terima kasih telah menjadi tuan rumah atas adanya kegiatan silaturahmi Kapolres Metro Jakarta Pusat dan FKUB dengan Pimpinan Gereja se - Jakarta Pusat"ungkap nya.

lebih lanjut Romo, "Kedepan diharapkan kegiatan ini dapat berlanjut sehingga terjalin kerukunan yang elok yang bisa membuat kedamaian dan ketentraman di negara yang kita cintai" ujar nya.

Kemudian Sambutan Ketua FKUB Jakarta Pusat Bapak Katsir dengan mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Metro Jakarta Pusat serta para Ulama dan Pimpinan Gereja atas terselenggaranya kegiatan tersebut,

"Terima kasih kepada Kapolres Metro Jakarta Pusat , Para Ulama dan Pimpinan Gereja atas terselenggaranya kegiatan ini,Faktanya dilapangan permasalahan Gereja di jakarta pusat minim alias Nol itu berarti kerukunan antar umat beragama di wilayah Jakarta Pusat terjalin dengan baik,Untuk itu kita berkumpul disini karena kita sekalian sayang sekali dengan bapak Kapolres karena kondisi diwilayah jakarta pusat aman, nyaman dan tenteram,Mari kita bersama sama melakukan gotong royong menjaga kamtibmas wilayah Jakarta Pusat,Jika ada permasalahan sebaiknya dicerna dan di musyawarahkan sehingga permasalahan yang ada tidak menimbulkan gejola gangguan kamtibmas yang baru" ungkap nya.

Kemudian dilanjut dengan sambutan oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu, S.IK, M.Si,dengan mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut,serta memberika himbauan antisipasi adanya aksi Teror Bom yang kian terjadi di beberapa tempat di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Terima Kasih atas kehadiran para FKUB dan Pimpinan Gereja atas terselenggaranya kegiatan ini,kita ketahui bersama bahwa ada serangan teror diberbagai tempat untuk itu mari kita bersama sama melakukan langkah antisipasi dengan kebersamaan kita wujudkan jakarta pusat aman, nyaman dan tentram" ungkap nya.

Lebih lanjut Roma , "Mari Kita jaga selalu Kerukunan antar Umat Beragama wilayah Jakarta Pusat yang sudah terjalin dengan baik selama ini,Para Tokoh Ulama dan pengurus Masjid kemaren sudah menyatakan sikap bahwa bersama sama saling menjaga Kerukunan antar Umat Beragama,di Bulan Ramadhan ini mari kita bersama sama menjaga kesucian dibulan ini seperti contoh tempat hiburan atau penjualan minuman keras yang akan menimbulkan gangguan kamtibmas diharapkan memberikan informasi kepada Pihak Kepolisian sehingga Bulan Ramadhan ini menjadi lebih indah" imbau nya.

"Sinergitas yang sudah terjalin semoga tetap terjaga diwilayah Jakarta Pusat , bersama sama membangun komunikasi yang tercipta dengan baik,kedepan agenda Demokrasi seperti Pilpres dan Asean Games merupakan kepercayaan yang harus kita sukseskan bersama dan berjalan dengan baik terlepas dari serangan teror yang ada,Saya berpesan kepada pimpinan gereja sampaikan kepada umat nya tentang kesejukan jangan menyampaikan pesan pesan yang memprovokasi keadaan menjadi keruh, jadikan pesan damai untuk wilayah Jakarta Pusat" pungkas nya.

(Eva Andryani/Rizky)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM