Home » » Fenomena Phubbing dan Social Climber Bagian Perang Informasi

Fenomena Phubbing dan Social Climber Bagian Perang Informasi

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Jumat, 06 Juli 2018 | 18.27

Bidikfakta.com- Fenomena Phubbing dan Social Climber dalam media sosial harus disikapi secara bijak dan cerdas tidak terkecuali bagi para prajurit TNI sebagai bagian dari perang informasi. 

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat  (Kadispenad) saat   menjadi salah satu pemberi materi  ceramah pembekalan kepada para taruna/taruni Akademi Militer tingkat IV/Sermatutar di Akademi Militer (Akmil)  Magelang, Kamis (5/7/2018).


Pembekalan kepada para calon perwira remaja  (Capaja) TNI AD ini mengangkat tema "Pengaruh Perkembangan Teknologi Informasi Terhadap Karakter Prajurit TNI AD". 

Lebih lanjut Kadispenad mengemukakan, bahwa era modenisasi yang berkembang dengan pesat dan globalisasi telah menimbulkan hakekat ancaman baru, sehingga para prajurit TNI AD sebagai penjaga kedaulatan negara  diharapkan  tidak hanya sekedar membaca fakta di lapangan,  akan tetapi  harus  dapat memahami medan perang yang kompleks termasuk yang juga terjadi di dunia virtual (media sosial) 

"Jenis peperangan sekarang ini  mengisyaratkan   kemampuan untuk berpikir dan memahami isu-isu politik, ekonomi dan budaya pada beberapa tingkatan tertentu. Karena itu,  dibutuhkan  banyak  kecerdikan untuk  berpikir  sekaligus  bertindak, baik dalam   diplomasi   maupun berperang,  karena  beberapa  situasi perang,  tidak  selamanya  prajurit dihadapkan   dengan   penggunaan senjata semata, namun juga situasi politik, ekonomi dan budaya, seperti membangun  sarana    prasarana, berhadapan dengan penduduk lokal, bencana alam dan sebagainya," ungkap Kadispenad dihadapan calon perwira remaja TNI AD tersebut.

Secara khusus, Kadispenad juga menyampaikan kepada seluruh Taruna/Taruni Akmil Tingkat IV  agar bijak dalam menyikapi perkembangan media sosial. Sebagai generasi muda harapan bangsa, para taruna atau calon perwira remaja agar tidak terlarut mengikuti arus media sosial sehingga terjebak dalam fenomena _Phubbing_ dan _Social Climber_


Kadispenad menegaskan agar para taruna  dapat menyikapi perkembangan media sosial secara cerdas dan tidak begitu saja menerimanya tanpa adanya _filter_ dalam diri sendiri maupun nalurinya sebagai prajurit. 

"Epidemi berbagai aplikasi di medsos yang demikian masif dapat menjadi  bagian dari perang informasi, bahkan  dapat   menggerus karakter dan militansi prajurit,  tamtama,  bintara maupun perwira.
Fenomena tersebut dapat dilihat dari banyaknya konten foto dan video yang beredar di media sosial," ujar Jenderal bintang satu lulusan Akmil 1988 ini. 

Kadispenad juga  berharap  agar para taruna  yang  akan dilantik menjadi perwira pada bulan ini, untuk memperkuat karakter diri dan senantiasa menjadi  tauladan tidak hanya kepada anggota saja, namun juga kepada publik. 


Pada ceramah pembekalan dihadapan 224 calon perwira remaja ini, juga disampaikan ceramah pembekalan dari Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat  (Danpuspenerbad) Mayjen TNI Staphanus Tri Mulyono  serta pembekalan  dari Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad) Mayjen TNI Johny L. Tobing. (Dispenad)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM