Home » » Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso,Akan Menindak Lapak Kimia Ilegal

Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso,Akan Menindak Lapak Kimia Ilegal

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Kamis, 12 Juli 2018 | 04.36


Terkait pemberitaan tentang adanya aktifitas kegiatan lapak kencingan kimia yang diduga ilegal serta serta terindikasi adanya pencurian cairan bahan kimia milik perusahaan PT. Sulfindo Adiusaha di wilayah Cilegon yang dilakukan oleh oknum sopir truk pengangkut bahan kimia, mulai mendapat respon dari pihak Kepolisian Resort Cilegon.

Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso baru mengetahui laporan praktik pencuriaan dengan modus membuang sebagian muatan zat kimia ke lapak di Lingkungan Sumur Wuluh, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon Banten. Dari pemberitaan media online dan wartawan yang melakukan konfirmasi.

"Tentang praktik tersebut kita akan lakukan pengecekan terlebih dahulu, jika memang melanggar aturan aturan mana yang dilanggar, tentunya harus kita pelajari terlebih dahulu",ucapnya melalui telepon seluler, Kamis (12/07/2018).

Dari pemberitaan sebelumnya, diketahui puluhan mobil truk tronton jenis tangki milik perusahaan kimia di Kota Cilegon tersebut sering terlihat keluar masuk sebuah lapak yang terlihat seperti lapak besi tua yang menjorok ke arah akses pintu tol Merak . Menurut pantauan, puluhan truk tangki ini mengurangi isi muatan yang diketahui berjenis cairan zat kimia Costik kepada 2 pemilik lapak didaerah Cikuasa atas dan Cikuasa bawah, Merak, Kota Cilegon. Muatan yang dikurangi dari mobil tangki kemudian ditampung dalam sebuah drum, dan kembali mengisi muatan tangki dengan cairan air bersih agar jumlah muatan pada tangki tidak berkurang.

Dari informasi yang didapat, zat kimia cair CSL Costik Soda Liquid ini termasuk dalam limbah B3 dan dikategorikan zat berbahaya yang dapat merusak tubuh jika bersentuhan langsung dengan kulit manusia. Sedangkan proses yang pemindahan muatan yang dilakukan para sopir dan pemilik lapak hanya.menggunakan peralatan sederhana yang mengakibatkan zat kimia tersebut tercecer dilokasi dan berpotensi membahayakan manusia dan mencemari lingkungan.

"Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas informasinya, kita akan cari tahu terlebih dahulu itu limbah apa, proses pemindahan dan pengangkutan lalu dibawa kemana itu harus kita cari tau dulu dari hulu sampai hilirnya,"sambung Kapolres Cilegon.

"Kita akan dalami lagi laporan tersebut, dan saya teruskan ke Satuan Reskrim Polres Cilegon untuk ditindaklanjuti," ringkasnya melalui pesan singkat. 

Hingga berita ini ditayangkan pihak perusahaan PT. Sulfindo Adiusaha belum dapat dimintai keterangan untuk klarifikasi soal puluhan mobil tangki yang menurunkan muatannya di 2 lapak yang ada di Merak.

(Eva Andryani/Ivan)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM