Home » » Penutupan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara Mahasiswa Baru ITL Trisakti Gelombang III TA.2018/2019

Penutupan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara Mahasiswa Baru ITL Trisakti Gelombang III TA.2018/2019

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Kamis, 30 Agustus 2018 | 00.17

Bidikfakta.com- Bogor, Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) bagi mahasiswa baru Institut Transportasi dan Logistik (ITL Trisakti) gelombang III TA.2018/2019 telah dilaksanakan sejak 27 Agustus 2018 lalu dan hari ini resmi ditutup oleh Kepala Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) bertempat di Pusat Pendidikan Zeni, Bogor, Jawa Barat (30/08/2018).

Hadir dalam upacara penutupan antara lain Wakil Rektor III ITL Trisakti beserta dosen dan para pejabat Pusdikzi,  dalam sambutannya Kapusdik Kolonel TNI Sapto memaparkan bahwa kemajuan teknologi informasi juga menggeser hakikat ancaman yang datang dari negara melalui penggunaan senjata menjadi penguasaan teknologi tinggi. 

"Ancaman negara tidak lagi menyangkut kekuatan militer, tetapi lebih luas spektrumnya seperti ancaman cyber crime", tutur Kapusdik.

Menurutnya perang yang paling hebat adalah perang yang dapat mencapai tujuan perangnya tanpa melakukan pertempuran, dengan tanpa melakukan pertempuran perang dapat memundurkan musuh tanpa senjata, sehingga negara lain yang mempunyai kehendak menguasai negara Indonesia belum tentu akan melakukannya dengan menggunakan kekuatan militer secara langsung.

 Kapusdik berpesan agar senantiasa meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral, etika, dalam bermasyarakat, serta sebagai landasan spiritual dalam melaksanakan tugas sebagai mahasiswa yang baik dan mempunyai disiplin yang tinggi serta jangan berhenti belajar untuk meningkatkan kualitas diri khususnya dalam menghadapi tantangan ke depan yang lebih berat serta kembangkan kapasitas pribadi dalam membangun jejaring kerja yang seluas-luasnya.

" Sebagai calon kader Bela Negara, para mahasiswa diharapkan  turut secara aktif menjaga persatuan dan kesatuan serta membela kepentingan Bangsa dan Negara dan memantapkan wawasan kebangsaan yang dilandasi oleh Empat Pilar Kebangsaan, yaitu  Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan  NKRI,  demi menjamin kesinambungan pembangunan nasional yang mantap dan dinamis", ujarnya.

 " Kesadaran demikian perlu ditumbuhkan melalui proses motivasi untuk mencintai tanah air dan ikut serta dalam pembelaan negara",tegasnya.

 "Kegiatan pendidikan bela negara ini merupakan proses motivasi untuk membela negara dan bangsa Indonesia yang kita cintai ini", ujarnya diakhir upacara penutupan.

" Mereka akan berusaha menguasai media massa negara kita dan memanfaatkan secara sistematis dan terus menerus mempengaruhi pikiran masyarakat Indonesia termasuk kalian para generasi muda", tutupnya.

Sementara Lasmono Hadi selaku perwakilan orangtua Siswa yang hadir dalam upacara penutupan PPBN tersebut mengatakan" Alhamdulillah bahwa ITL Trisakti dapat melaksanakan ini bersama dengan Pusdikzi, saya mengapreasi yang luar biasa, kegiatan seperti ini yang saya harapkan dan kalau bisa dari TK, SD, SMP, SMU dan Perguruan Tinggi karena ini adalah untuk bela negara dan saya berharap kampus- kampus lain akan melaksanakan hal yang serupa dan ini adalah awal dari bela negara, oleh karena itu saya berpesan kepada para mahasiswa untuk menuju kemerdekaan ini dengan sebaik- baiknya dan contohnya gampang sekali yaitu menghormat, hormat kepada orangtua, hormat kepada dosennya, hormat kepada yang  dituakan dan kalian disini sudah diisi, dilatih, sehingga menjadi terampil dan menjadi bekal berpikir, bersikap dan bertindak baik untuk membela bangsa dan negara", tuturnya dan disambut tepuk tangan meriah dari semua yang hadir.

Di akhir acara para peserta mendemonstrasikan keterampilannya dalam membongkar pasang senjata dengan mata tertutup.
(RD)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM