Home » » Kodim 0201/BS Bedah Rumah Tiga Bocah Penderita Gangguan Mental

Kodim 0201/BS Bedah Rumah Tiga Bocah Penderita Gangguan Mental

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Jumat, 14 September 2018 | 15.50

Bidikfakta.com- Medan - Dilihat dari dekat, gubuk berukuran 2 x 2 meter di Gang Melati, Jalan Young Panah Hijau, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan ini, kondisinya begitu sangat memperihatinkan.

Dindingnya hanya berupa papan bekas yang terlihat lapuk karena dimakan usia. Begitu juga atap seng bekas yang menempel di bagian atas, terlihat bocor dibagian sana-sini.

"Kondisi gubuk yang berdiri dengan disangga tonggak-tonggak kayu ringkih, semakin diperparah dengan tidak adanya satu jendela pun untuk sekadar mendapatkan udara segar, menurut saya tidak sehat dan sangat tidak layak" tutur Dandim 0201/BS, Medan (Jumat, 14/9).


Melihat gubuk ini,  Yuda dapat membayangkan  kesulitan dan kepahitan yang dialami Ichal dan saudaranya setelah orang tuanya dan kakaknya meninggal.

Menurut Yuda, dia juga tidak dapat membayangkan bagaimana Ichal dan dua orang kakaknya memenuhi  kebutuhan kesehariannya.

"Sebelumnya mereka   empat bersaudara. Setelah kedua orang tuanya meninggal, kakaknya yang paling sehat dan pernah mengenyam pendidikan membuat  kakaknya yang menjadi tulang punggung bagi ketiga adiknya yang mengalami keterbelakangan mental" terang Dandim.

" Mereka hanya bersandar dari hasil kerja serabutan kakaknya dan belas kasihan tetangga sekitar", sambung Yuda.

Kegetiran yang dirasakan Ichal dan saudaranya adalah ketika sang Kakak yang menjadi penopang hidup mereka meninggal dunia .

" Saya tidak dapat membayangkan ketika mereka harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup yang selama ini dilakukan almarhum kakaknya. Selain itu rumah mereka yang sangat tidak layak huni semakin membuat mereka menderita. Jujur , ini sangat tidak manusiawi" ujar Yuda.

Ketika musim hujan, karena rumahnya yang bocor dimana-mana,  Ichal dan saudaranya harus bergadang dan tidak bisa tidur karena menahan rasa dingin yang menusuk tulang. 

"Dapat kita bayangkan, udara malam saja sudah demikian dingin apalagi  badan mereka yang basah kuyup karena hujan yang mengguyur sepanjang malam"   terang pria yang sebelumnya berdinas di Mabesad ini.

"Situasi itu, tidak jarang namun sering kali mereka alami. 

Dandim 0201/BS yang baru menduduki  jabatan beberapa  bulan ini juga mengatakan bahwa kondisi mereka sangat memperihatinkan, sehingga selaku Komandan kewilayahan, hatinya langsung terketuk dan menguatkan tekad untuk membantu kesulitan yang dialami Ichal bersaudara.

 Abituren Akademi Militer (Akmil) 1997 ini  langsung segera  berinisiatif dan bersama-sama dengan stafnya,   segera memperkirakan  dan merencanakan upaya prioritas untuk  mengentaskan derita hidup  Ichal dan saudaranya, yaitu melakukan rehab rumah mereka yang tidak layak huni. 

"Mereka bertiga jelas tidak bisa apa-apa. Jangankan untuk mencari sesuap nasi, berpikir saja pun mereka sangat susah, bagaimana   bisa memiliki ruang untuk  hidup yang layak" ujar Letkol Rismansyah. 


Bekerjasama dengan Pemkot Medan dan ukuran tangan dari  pihak lain, Dandim  pun  segera mengerahkan sumberdaya yang ada untuk merehab rumah Ichal.

 "Secara pribadi, saya  bangga dan terimakasih  kepada Pemkot dan berbagai pihak  yang turut mewujudkan rumah layak hidup bagi mereka, semoga apa yang kita lakukan bersama ini menjadi langkah awal untuk menata hidup mereka'  pungkas Yuda .

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM