Home » » Brigif 22/Otamanasa Selesai Menjalankan Misi Kemanusiaan di Sulteng

Brigif 22/Otamanasa Selesai Menjalankan Misi Kemanusiaan di Sulteng

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Selasa, 30 Oktober 2018 | 16.14

Bidikfakta.com- PALU, tniad.mil.id,-  TNI tidak menunggu lama sejak terjadinya gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi yang melanda Palu, Sigi, dan Donggala. Sehari pasca bencana, Pasukan Brigif 22 dari Kodam XII/Merdeka langsung datang ke lokasi. Setelah kondisi berangsur membaik, penanganan pun dilanjutkan oleh Komando kewilayahan dari Kodim 1306/Donggala. Selasa (30/10/2018). 

Pasukan Kogasgabpad yang kembali ke kesatuannya adalah Brigif 22/Otamanasa, Yonif 713/SST, dan Yonif 715/MTL dengan total personil 145 orang. Pasukan ini dipimpin oleh Kolonel Inf Verianto Napitupulu dan telah berada di Palu sejak 30 September 2018. 

Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad), Mayjen TNI Tri Soewandono, pada acara pelepasan Brigif 22/ Otamanasa, memberikan sambutan yang disampaikan di depan seluruh pasukan yang tergabung dalam Kogasgabpad atas keberadaan serta kinerja dalam membantu memulihkan wilayah yang terkena gempa. Mulai kedatangan hingga selesai dalam melaksanakan tugasnya.

"Bantuan kemanusiaan pada masa tanggap darurat pertama dan kedua sudah kita laksanakan, kemudian dilanjutkan masa transisi menuju pemulihan, sehingga tugas kita dianggap sudah selesai. Kalian akan kembali untuk persiapan lagi dengan tugas yang lain dan siaga operasi untuk setiap saat siap dikerahkan sesuai tugas yang diberikan," kata Pangkogasgabpad.

Perlu diketahui bahwa tugas pasukan perbantuan ini adalah mencegah aksi penjarahan terhadap objek vital seperti kompleks pergudangan Mamboro, Pompa Bensin, Depot pertamina, dan pertokoan. Mereka juga terlibat dalam pencarian dan evakuasi korban di daerah Petobo yang terdampak likuifaksi. selain itu, para pasukan juga ikut menangani pengungsi. 

Turut dalam acara pelepasan yang digelar di Makorem 132/Tdl adalah Pasukan Penerbang TNI AU yang dipimpin Mayor (Pnb) Zulhamidi Lubis. Pasukan ini mengoperasikan Helikopter EC-725 Caracal milik TNI AU. Menurut Pangkogasgabpad, penerbang dari TNI AD dan TNI AU telah banyak membantu pendistribusian logistik dan evakuasi, terutama di daerah-daerah terisolir.  Masyarakat daerah Kulawi, Lende, Lindu, Balaesang dan Donggala pun merasa sangat terbantu. Dengan semakin membaiknya konektivitas, bantuan selanjutnya akan dimaksimalkan melalui jalur darat.
 
Pada acara tersebut, Mayjen TNI Tri Soewandono mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan tugas yang sangat baik.  

"Kita bersama kementerian dan komponen lainnya bekerjasama saling bahu membahu untuk mempercepat roda perekonomian dan roda kehidupan pasca gempa bumi, tsunami dan likuifaksi. Track record kalian sangat baik, saya menerima laporan dari Bupati dan dari masyarakat bahwa bantuan kemanusiaan yang telah diberikan sangat berarti bagi masyarakat. Masyarakat merasa sangat terbantu dengan keberadaan kalian," ucap Pangkogasgabpad

 Pada akhir perhatian, Pangkogasgabpad mengingatkan masalah keamanan selama perjalanan menuju ke home base, termasuk pengaturan kecepatan kendaraan serta penyampaian salam untuk keluarga. (Dispenad)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM