Home » » Prajurit Yonif Para Raider 503 Kostrad Hadiri Upacara Operasi Zebra di Polres Mojokerto

Prajurit Yonif Para Raider 503 Kostrad Hadiri Upacara Operasi Zebra di Polres Mojokerto

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Selasa, 30 Oktober 2018 | 23.40

Penkostrad. Rabu, 31 Oktober 2018). Yonif Para Raider 503 Kostrad menunjukkan bentuk dukungan dan sinergitasnya dengan Polri dengan menghadiri upacara Operasi Zebra yang digelar di lapangan hitam Polres Mojokerto dan dipimpin langsung oleh Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata, Selasa (30/10).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Danyonif Para Raider 503 Kostrad. Apel Gelar pasukan ditandai dengan penyamatan tanda Pita Operasi Zebra 2018 kepada Perwakilan Personil TNI, Polri dan Sat Pol PP sebagai bentuk kesiapan dalam mengoptimalkan dan meminimalisir angka pelanggaran dan kecelakaan.

Selain itu, operasi ini merupakan upaya untuk mengatasi permasalahan lalu lintas demi menciptakan situasi keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas dengan memberdayakan seluruh stakeholder yang merupakan tanggung jawab bersama.

Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya untuk mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Zebra 2018. Dengan pelaksanaan operasi ini diharapkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas makin meningkat, berkurangnya angka pelanggaran dan kecelakaan serta menurunnya tingkat kecelakaan lalu lintas.

''Tidak hanya itu, diharapkan pula kepercayaan masyarakat terhadap TNI dan Polri makin meningkat dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas serta terwujudnya situasi keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019,'' tambahnya.

Pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2018 kali ini, ada beberapa prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran Operasi karena berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, antara lain yaitu pengemudi menggunakan handphone, pengemudi melawan arus, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu, pengemudi dibawah umur, pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, pengemudi kendaraan bermotor menggunakan Narkoba/mabuk dan pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Adhi Giri Ibrahim

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM