Home » » Dankodiklatau Menutup Pendidikan SIP TNI A-80 dan SIP TNI AU A-79

Dankodiklatau Menutup Pendidikan SIP TNI A-80 dan SIP TNI AU A-79

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Selasa, 27 November 2018 | 23.58


Yogyakarta, bidikfakta.com -Komandan Kodiklatau Marsda TNI Andjar Sungkowo, S.E., M.Si (Han) menutup Pendidikan Sekolah Instruktur Penerbang (SIP) TNI Angkatan Ke-80 dan SIP TNI AU Angkatan ke-79 yang berlangsung di Wisma Adi Lanud Adisutjipto, Rabu (28/11). 

Sebelum penutupan pendidikan, telah dilaksanakansidang kelulusan dan penentuan siswa terbaik bagi para siswa SIP.

Kepada bidikfakta, Dankodiklatau menyampaikan bahwa rencana pengembangan kekuatan alutsista TNI ke depan, maka kebutuhan penyiapan penerbang baru akan terus meningkat secara  proporsional. Demikian pula halnya dengan kualitas dan kuantitas instruktur penerbang. Berdasarkan kondisi tersebut, maka jumlah jam terbang yang dapat dialokasikan tentu diharapkan akan mengalami peningkatan pula.   

"Oleh karena itu, saya mengharapkan agar para perwira khususnya para instruktur penerbang dapat memanfaatkan kondisi tersebut dengan baik, sehingga segala program dan misi yang kita rencanakan dan laksanakandapat berjalan dengan baik, "paparnya.

Salah satu upaya yang dapat ditempuh dalam meningkatkan kualitas hasil didik di sekolah penerbang, diantaranya dengan melakukan pemberdayaan sarana  simulator secara optimal ataupun bina kelas yang lebih konsepsional, sehingga akan dapat mengimbangi penggunaan jam terbangsesuai dengan kurikulum.

"Perlu saya tekankan bahwa seorang instruktur harus memiliki kemampuan memimpin yang baik, hal ini akan sangat dibutuhkan bagi para instruktur dalam membimbing dan membina para siswa didiknya, agar dapat menyerap ilmu yang diberikan oleh instruktur dengan baik.  Sedangkan kemampuan mendidik itu sendiri bersumber pada kualitas pribadi masing-masing instruktur," tegasnya.

Pendidikan Sekolah Instruktur Penerbang TNI Angkatan Ke-80 dan SIP TNI AU Angkatan Ke-79 dilaksanakan selama 6 bulan, yang dibuka sejak tanggal 4 Juni 2018. SIP TNI A-80 diikuti oleh 9 penerbang sedangkan SIP TNI AU A-79 diikuti oleh 20 siswa termasuk 1 siswa dari TUDM. 

Selama melaksanakan pendidikan SIP, lanjutnya, para calon instruktur penerbang tersebut telah melaksanakan  tahapan pendidikan diantaranya bina kelas di Skadik 104, Bina Kelas di Skadik 101 dengan Pesawat Grob 120 TP-A bagi SIP TNI A-80 dan menggunakan Pesawat KT 1B Woong Bee bagi SIP TNI AU A-79.

"Berhasil menjadi siswa lulusan terbaik SIP TNI AU A-79 adalah Kapten Pnb Alipian Adista Rindiasta dari Skadron Udara 14 dan siswa terbaik SIP TNI A-80 adalah Kapten Pnb Eri Nasrul Mahlidar dari Skadron Udara 16, "pungkasnya.

Hadir dalam upacara penutupan pendidikan SIP, Komandan Lanud Adisutjipto, Dirdiklat Kodiklat TNI, Kadisdikau, Dirdiklat Kodiklatau beserta rombongan dari Jakarta. Kepala RSPAU S. Hardjolukito, Komandan Wing Dik Terbang, Para Kepala  Dinas, Para Komandan Skadron, para Kasi dan Para Instruktur Penerbang Lanud Adisutjipto.(Kumara)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM