Home » » ITL Trisakti Ingin Mencapai World Class and Research Base and Center of Excellence Dalam Studi Program Transportasi dan Logistik

ITL Trisakti Ingin Mencapai World Class and Research Base and Center of Excellence Dalam Studi Program Transportasi dan Logistik

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Selasa, 06 November 2018 | 20.31

Bidikfakta.com- Jakarta, Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti mengadakan pemaparan proposal oleh para Dosen ITLTrisakti yang telah tergabung kedalam 10 Kelompok- kelompok Studi dan Penelitian tentang Transformational Leadership and Management ITL Trisakti  untuk dilaporkan kepada DR.Illah Sailah,MS dan DR. Bimo Prakoso, MPA, MSC guna memperoleh petunjuk lebih lanjut untuk menjadi proposal penelitian ITL Trisakti yang bertempat di Ruang Utama lantai 5 ITL Trisakti, Selasa (6/11/2018).

Saat ditemui usai kegiatan pemaparan tersebut Ilah mengatakan "Kegiatan ini adalah merupakan kebersamaan dari ITL Trisakti dan ini merupakan kegiatan yang saya apresiasi karena selayaknya bayi yang baru lahir maka kita harus banyak berkoordinasi dan banyak melakukan komunikasi diantara pimpinan serta staf dan juga menemukan apa- apa saja yang saya sebut acupuncture variabel jadi titik variabelnya itu yang paling bakal menentukan ITL Trisakti melejit dan berubah menjadi Perguruan Tinggi ternama harus kita perjuangkan bersama- sama", ujar Illah dihadapan awak media.

Menurutnya dalam hal ini Illah melihat bahwa pimpinan dari ITL Trisakti sedang melakukan servision. "Jadi visi yang coba disebarluaskan dipahami oleh semua civitas akademika baik itu tenaga pendidik maupun dosennya bahkan mungkin mahasiswanya karena pertemuan yang lalu melibatkan mahasiswa, dengan demikian kita ini para dosennya sedang diajak untuk "Mimpi bareng" kemudian melakukan step- step kecil bersama- sama sehingga nanti bisa kita menuju kepada sesuatu yang sama dengan kecepatan yang harusnya lebih tinggi sekarang ini dibandingkan Perguruan Tinggi- Perguruan Tinggi masa lalu," tegas Illah.

" Karena sekarang teknologi sudah masuk kemudian everything internet dan sebagainya itu seharusnya bisa lebih speed up ITL Trisakti ini untuk berkembang lebih pesat lagi. Namun apapun yang terjadi tergantung kepada sumber daya manusianya, dimana disini melibatkan mahasiswa, dosen, melibatkan pimpinan dan inilah yang sekarang ini sedang melakukan suatu servision dan servision itu dipengaruhi oleh relationship bagaimana hubungan antara pimpinan dan bawahan atau pimpinan dengan mitra kerja dan sebagainya," terang Illah.

" Terlebih lagi sebenarnya yang harus kita lakukan adalah Learning pembelajaran. Jadi kegiatan ini fokusnya adalah pembelajaran untuk memperkuat transformasional leadership dengan cara bagaimana untuk melakukan hubungan yang baik antara pimpinan di ITL dengan dosen dan karyawannya," imbuhnya.

Saat yang sama Bimo Prakoso selaku Ketua Yayasan Trisakti mengatakan "Kegiatan ini sangat penting sebagai konsolidasi untuk menuju kedepan yang lebih baik, jadi didalami semua SDM-nya, diperbaiki sarana dan prasarananya, input dari industri ditampung, kurikulum diperbaiki, dari mahasiswa inputnya juga ditampung sehingga kita menuju apa yang kita cita- citakan sesuai dengan visi misi Yayasan Trisakti," tutur Bimo.

Menurut Bimo usaha ini memang harus dilakukan dan dari hasil ini akan bisa membuat langkah- langkah bertahap untuk mencapai apa yang diinginkan.

"karena kita bersaing banyak sekali di dalam negeri apalagi diluar negeri mengejar industri 4.0 ini kita harus mampu kesana makanya kita kerja kerja kerja dan tidak boleh gagal dan kita harus menuju kesana,"tegas Bimo.

Tjuk Sukardiman selaku Rektor ITL Trisakti juga ikut menambahkan " Jadi latar belakang studi dan penelitian Transformasional dan Leadership dengan manajemen ini adalah karena ITL Trisakti sebagai suatu lembaga pendidikan tinggi yang menggunakan studi transportasi dan logistik akan dan ingin mencapai sebagai suatu World Class and Research Base and Center of Excellence dalam studi program transportasi dan logistik dengan metodologi pembelajaran digital dalam rangka melayani generasi milenial," papar Rektor.

Oleh sebab itu menurut Rektor sangat diperlukan hadirnya sumber daya manusia yang transformasional dan peka terhadap perubahan.

" Seperti yang dikatakan Bu Illah dan Pak Bimo tadi bahwa perubahan itu akan terus berlangsung, oleh sebab itu sumber daya manusia civitas akademika di ITL Trisakti harus mulai proses perubahan yang cepat juga harus transformasional. Pemaparan proposal ini yang dikoordinasi oleh Bapak Indra Setiawan selaku dosen senior di ITL Trisakti sejak berdirinya AAUN ingin membangkitkan mutu dan semboyan ITL Trisakti Reborn AAUN, STMT Trisakti dan ITL Trisakti from to Great dalam rangka menuju the World Class," ujarnya.

Selain itu Indra Setiawan selaku Dosen senior di ITL Trisakti yang juga mantan Dirut Garuda mengatakan " Saya disini mendapat amanah diberikan tugas oleh lembaga ITL Trisakti ini untuk mengkoordinir rekan- rekan dosen dalam kelompok- kelompok, jadi ada 90 dosen yang demikian antusiasnya sesuai dengan visi misi ITL Trisakti untuk bisa bagaimana kedepannya ITL Trisakti itu menerapkan transformasional leadership managemen", ujar Indra.

" Sehingga diharapkan semua dari pimpinan, dosen, mahasiswa, karyawan semua bisa bersama- sama mencapai target yang dicanangkan oleh Yayasan Trisakti dan ITL Trisakti. Dan hasilnya nanti diharapkan akan digunakan oleh stakeholder dari ITL Trisakti untuk rencana kerja, program kerja tahun 2019," pungkasnya.
(RD)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM