Home » » Kasad : Prajurit Harus Takut Jika Tugasnya Tidak Dilaksanakan Dengan Baik

Kasad : Prajurit Harus Takut Jika Tugasnya Tidak Dilaksanakan Dengan Baik

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Selasa, 06 November 2018 | 15.59

Bidikfakta.com- Sintang - Usai melaksanakan kunjungan kerja di Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono melanjutkan kunjungan kerjanya ke Batalyon Infanteri 642/Kapuas, Jalan MT. Haryono Km 4, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (6/11/2018). 

Kedatangan Kasad berserta rombongan ke Yonif 642/Kps, disambut dengan Jajar Kehormatan oleh prajurit dan tradisi penyambutan dengan tarian adat. Usai tradisi penyambutan, Kasad Jenderal TNI Mulyono menerima paparan satuan dari Komandan Batalyon Infanteri 642/Kps, Mayor Infanteri Chondro Edi Wibowo, S.Sos., di ruang Yudha Yonif 642/Kps dan dilanjutkan dengan meninjau pangkalan. 

Kasad Jenderal TNI Mulyono juga memberikan pengarahan kepada prajurit Satuan Tempur dan Satuan Bantuan Tempur jajaran Kodam XII/Tpr di Lapangan Hitam Yonif 642/Kps. Dalam arahannya Kasad mengatakan bahwa prajurit tidak boleh takut kepada Kasad, karena menurutnya yang harus ditakuti adalah ketika prajurit tidak dapat melakukan tugas dengan sebaik-baiknya.

" Selain itu, yang hebat bukanlah pimpinannya tapi  prajuritlah. Kita ini satu kesatuan utuh, jika kalian tidak mampu menjalankan perintah dengan sebaik-baiknya maka itu semua tidak ada artinya," tegas Kasad. 

"Saya tegaskan kembali, dimanapun kalian berada jangan pernah takut sama saya. Kalian semua, baik militer maupun PNS merupakan kekuatan saya. Kita semua mempunyai tanggung jawab yang sama untuk menjalankan tugas pokok dan membesarkan Angkatan Darat," ujar Kasad. 

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal TNI Mulyono juga memberikan apresiasi kepada para Babinsa, yang menurutnya telah memberikan kontribusi yang luar biasa tidak hanya bagi  TNI AD  namun juga bagi masyarakat secara langsung.


"Apa yang kalian lakukan telah menjadikan TNI, khususnya Angkatan Darat sebagai institusi yang paling di percaya oleh rakyat. Ini menunjukan keberadaan kita senantiasa dirindukan dan dicintai rakyat," terang Kasad.


"Sekali lagi, terima kasih kepada para Babinsa dan semuanya yang telah melakukan tugas dengan baik, karena selama tiga tahun saya menjadi Kasad tidak pernah ada masalah," tutur Kasad.

Menyikapi situasi sekarang ini,  Kasad juga mengingatkan agar para  prajurit harus mampu berdiri ditengah-tengah masyarakat dengan tidak memihak kelompok manapun serta lebih mengutamakan kepentingan rakyat dan bangsa diatas kepentingan apapun.

"Terkait pelaksanaan  Pilpres dan Pileg tahun 2019, sesuai perintah Panglima TNI setiap prajurit harus menjaga netralitas TNI. Itu menjadi hal yang pokok yang tidak boleh dilanggar prajurit. Kita semua  harus pandai menyikapi serta tidak mudah terpancing dengan provokasi-provokasi," tegas Kasad.

"Politik TNI adalah politik negara, kita akan bertindak jika sudah jelas sasarannya akan mengganti ideologi negara Pancasila serta akan merusak persatuan dan kesatuan bangsa," sambungnya.

Kasad Jenderal TNI Mulyono juga berpesan agar selalu menjaga sinergitas antara TNI dan Polri dan harus diimplementasikan oleh seluruh prajurit karena menurutnya hal tersebut diperlukan untuk menjaga keutuhan NKRI.

Dalam rangka mendukung operasional satuan dan memacu semangat serta meningkatkan profesionalisme prajurit, usai memberikan pengarahan Kasad Jenderal TNI Mulyono memberikan bantuan  berupa sembilan unit sepeda motor kepada satuan jajaran Kodam XII/Tpr dan pembangunan kolam renang untuk Yonif 642/Kps. (Dispenad)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM