Home » » Polsek Pesanggrahan Ungkap Kasus Penipuan Dengan Mengaku Sebagai Anggota Polri

Polsek Pesanggrahan Ungkap Kasus Penipuan Dengan Mengaku Sebagai Anggota Polri

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Selasa, 27 November 2018 | 13.06

Polsek Pesanggrahan Ungkap Kasus Penipuan dengan Mengaku Sebagai Anggota Polri

BidikFakta.Com,Jakarta

Pada hari Selasa 27 November 2018 sekira pukul 10.10 Wib, opsnal unit Reskrim Polsek Pesanggrahan yang di pimpin Kanit Reskrim Iptu A. Fajrul Choir telah melakukan penangkapan terhadap seseorang yang diduga kuat melakukan tindak pidana penipuan yang berlokasi di Depan RS. Hermina, Tanah sereal. Bogor.

Menurut pengakuan pelaku K (42) telah melakukan modus sebagai pejabat Polri dan menjanjikan bisa membebaskan tersangka yang telah ditahan.

Berdasarkan LP B / 493 / K / XI / 2018 / SPKT Sek Sanggar. tanggal 4 November 2018, dengan korban Deni Hariyanto, Tangerang / 14-05-1978 / Kp. Kebon Manggis No.65, Parung, Ciledug Tangerang.

Selanjutnya Agus Erwin
Jakarta, 23-8-1978 , Jl. Komplek Sesneg Blok O No. 29 Rt.17/15 Kel. Tugu utara, Kec. Koja. Jakarta Utara. TKP penangkapan di Jalan Lorong - Koja Jakarta Utara.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 (satu) unit HP Nokia 105, 1 unit HP Samsung, 1 buah ATM Mandiri yang didapatkan di Jalan Lorong 104 Timur, Koja, Jakarta Utara.

Berikut paparan Kronologis:
Pada tanggal 1 November 2018, pelaku lainnya an. Kamarudin melihat berita di internet bahwa unit Reskrim Polsek Pesanggrahan sebelumnya telah melakukan pengungkapan kasus 170 KUHP yang mengakibatkan orang meninggal dunia.

Kemudian pada tanggal 3 November 2018, pelaku yang mengaku sebagai Kapolsek Pesanggrahan menghubungi orang tua (korban) salah satu saksi yang diamankan di Polsek Pesanggrahan dalam kasus 170 KUHP (tawuran yang mengakibatkan korban meninggal dunia) an. Rian Ikhsan, kemudian pelaku mengancam agar korban segera mentransferkan uang sebesar 15 juta supaya saksi an. rian ikhsan dapat dibebaskan oleh penyidik.

Korban yang merasa ketakutan langsung mentransferkan uang tersebut ke rekening BCA an. Davit Ilhamsyah yang dipegang oleh pelaku an. Agus Erwin. setelah dikonfirmasi kepada penyidik, barulah korban sadar bahwa telah menjadi korban penipuan.
setiap menjalankan aksinya, hasil dari uang yang ditransfer oleh korban tersebut dibagi 2 oleh pelaku Kamarudin dan Agus Erwin.

Kemudian Tim Opsnal melakukan pengembangan dan melakukan Penangkapan terhadap Tersangka.

Denga  barang bukti sebagai berikut: 
- 2 unit Hp Samsung
- 1 unit HP Strawberry
- 1 unit HP Asus
- 2 buah simcard telkomsel
- 1 buah buku tabungan bank BCA an. Lasmaria
- uang sejumlah Rp. 1.000.000,-
- 51 buah kartu ATM rincian:
- 15 buah kartu Atm Bank BCA
- 10 buah kartu Atm Bank BRI
- 14 buah kartu Atm Bank Mandiri
- 7 buah kartu Atm Bank BNI
- 1 buah kartu Atm Bank Danamon
- 2 buah kartu Atm Bank Niaga
- 1 buah kartu ATM Bank BJB
- 1 buah kartu ATM Bank Bukopin

Catatan mengenai pelaku merupakan residivis dengan modus kasus serupa pada tahun 2013, yang pernah ditangani oleh unit 2 Jatanras PMJ. Pelaku sering melaksanakan aksinya, diduga ada beberapa TKP diluar wilkum Polsek Pesanggrahan.

Menurut pengakuan pelaku Kamarudin, yang bersangkutan pernah mengaku sebagai dokter RS. Medika Permata Hijau dan meminta uang sebesar Rp. 45jt dari istri mantan ketua DPR Setya Novanto kemudian uang tersebut di transfer oleh korban.

RTL :
- amankan tsk
- sita bb
- lengkapi mindik
- melakukan pengecekan ke Polda, 
Polres maupun Polsek yang 
mempunyai LP dengan modus serupa

(Eva Andryani)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM