Home » » TMMD 103 Non Fisik Dim 0607: Dinas Peternakan Berikan Penyuluhan Ternak Domba Kepada Warga Desa Sukamanis

TMMD 103 Non Fisik Dim 0607: Dinas Peternakan Berikan Penyuluhan Ternak Domba Kepada Warga Desa Sukamanis

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Jumat, 09 November 2018 | 00.44

TMMD 103 non fisik DIM 0607 :Dinas Peternakan berikan penyuluhan Ternak Domba kepada Warga Desa Sukamanis


Bertempat di aula Kantor Desa Sukamanis telah dilaksankan penyuluhan tentang tata cara beternak Domba kepada sekitar 50 Warga Masyarakat Desa Sukamanis Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi dalam momen TMMD ke 103 Kodim 0607/Kota Sukabumi  (Kamis9/11/10)


Domba adalah salah satu jenis hewan ternak yang akan sangat menguntungkan jika anda lakukan peternakan dengan baik Karena peluang akan semakin tinggi dengan melakukan ternak domba yang benar.

 Berikut materi penyuluhan tentang ternak domba yang diberikan oleh Yudi dari Dinas peternakan Kabupaten Sukabumi.

1. Menentukan Jenis

Ada beberapa jenis domba yang ada di indonesia, beberapa jenis yang sering di budidayakan adalah sebagai beriku :

Domba Priangan yang berasal dari daerah Jawa BaratDomba Kampung yan berasal dari IndonesiaDomba Garut yang berasal dari Afrika SelatanDomba ekor gemuk yang berasal dari Lombok dan Sulawesi

2. Persiapan Indukan Domba

Sebelum anda melakukan pemeliharaan atau beternak domba, anda harus terlebih dahulu melakukan pemilihan indukan domba yang akan berguna sebagai awal untuk melakukan reproduksi nantinya. Indukan domba yang anda pilih haruslah indukan yang sehat, tidak memiliki cacat tubuh dan tidak mudah terkena penyakit atau sedang terserang penyakit. Domba yang sehat bisa terlihat dari tingkat keaktifannya, nafsu makan yang baik dan tidak ada tanda tanda kelainan tubuh. 

3. Mengerti Manfaat Domba

Domba adalah salah satu ternak yang kaya akan lemak dan protein dimana juga memiliki kandungan susu yang sangat kaya kandungan gizzi dan juga sehat. Bahkan bulu yang merupakan hasil utama lain dari hewan domba bisa di jadikan benang dan sering di cukur untuk kembali tumbuh dan di panen lagi bulunya tersebut. Jadi domba memang ternak yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan akan berguna bagi masyarakat luas.

4. Menentukan Tempat atau Lokasi Kandang

Tentukanlah tempat atau lokasi untuk nantinya di jadikan sebagai kandang domba, dimana harus memiliki lahan yang cukup luas dan bersih. Tidak dekat dengan danau maupun rawa yang akan banyak mendatangkan wabah penyakit bagi domba dan juga jauh dari para penggangu dan predator domba tersebut. Udata di sekitar kandang haruslah segar agar domba terawat dengan baik, jauh dari tempat ramai pastinya.

5. Persiapan Pembuatan Kandang

Ada beberapa jenis kandang domba yang biasanya di gunakan peternak. Salah satu persiapan kandang adalah menentukan lokasi kandang seperti yang di jelaskan di atas terlebih dahulu sama halnya dengan cara merawat kambing agar cepat gemuk. bahan bahan yang di gunakan untuk membuat kandang domba harus anda siapkan terlebih dahulu seperti pada bagian dinding bagian atap dasn sebagainya. Karena kandang tersebut harus menjadi salah satu tempat ternyaman dan aman yang bisa di pakai para peternak untuk membesarkan domba domba mereka.

6. Pemilihan Jenis Kandang

Setelah anda mempersiapkan persiapan kandang domba, anda bisa langsung memilih jenis kandang seperti apa yang akan anda pakai untuk merawat domba domba anda. Berikut jenis kandang domba yang umum di temukan di indonesia yaitu :

Kandang Induk : Ini adalah kandang yang biasanya memiliki luas 1 x 1 m untuk tempat indukan domba tumbuh dan berkembang.Kandang Anakan : Ini adalah kandang yang biasa di gunakan oleh anakan domba dan juga bisa di dampingi oleh induk mereka, apalgi jika anakan tersebut masih dalam tahapan menyusui, luas kandang ini biasanya 1,5 x 1 m.Kandang Pejantang : Ini adalah kandang yang digunakan bagi para domba jantan dan akan tersedia segala keperluan lainnya seperti tempat minum maupun tempat makan.

7. Persiapan Bibit

Biasanya untuk persiapan bibit maka di perlukan calon induk domba betina yang telah berumur 1,5 hingga 2 tahun yang sehat tidak cacat, berbulu halus dan memiliki bentuk badan normal tanpa adanya bekas luka sedikitpun. Begitu juga dengan calon indukan jantan, harus lebih efektif aktif dan lincah.

8. Cara Memelihara Domba

Anda harus lebih jeli dalam melihat pertumbuhan dan perkembangan domba yang anda pelihara dimana adanya kesalahan berupa lalai dalam pemberian pakan atau tidak menyadari bahwa mereka sedang terserang penyakit akan menyebabkan pertumbuhan domba domba tersebut menjadi tidak optimal dan mudah mengalami sakit. Perhatikan nafsu amakan mereka jangan sampai anda tidak sadar jika mereka sedang sakit. Lihat pergerakannya maupun tanda berbeda di tubuh mereka.

9. Cara Pemberian Pakan

Biasanya domba memerlukan pakan berupa tanaman atau dedaunan. Pakan domba yang biasa di berikan adalah kacang kacangan, rerumputan, makanan penguat limbah pertanian atau pakan lainnya yang kaya akan karbohidrat, protein, lemak dan vitamin hingga baik untuk pertumbuhan domba. Namun karena kali ini kita akan membahas budidaya domba dengan pakan fermentasi maka kita akan emmbahas tentang pakan fermentasi yang biasa di gunakan untuk ternak domba tersebut.

10. Pakan Fermentasi Daun Segar

Daun segar yang juga merupakan salah satu jenis pakan domba yang umumnya di berikan untuk domba ini adalah pakan yang banyak mengandung protein untuk sember pertumbuhan dan perkembangan domba hingga mereka mendapatkan nutrrisi seimbang.

Daun yang berjenis leguminosa adalah daun yang bisa di fermentasikan. Daun berjenis ini adalah daun lamtoro, daun gamal dan daun kaliandra. Daun daun tersebut memiliki kandungan protein tinggi yang bagus untuk pertumbuhan domba.

11. Pakan Fermentasi Dengan Daun Singkong

Selain menggunakan daun segar ada banyak jenis pakan fermentasi lainnya yang bisa anda gunakan untuk di berikan kepada domba salah satunya adalah dari daun singkong. Karena domba selain menyukai rumput namun biasanya domba juga akan menyukai beragam jenis kulit tumbuhan seperti singkong. Seperti ketika anda membuat pakan fermentasi untuk domba yang lainnya, pakan fermentasi dari daun singkong ini juga harus melalui beberapa proses fermentasi terlebih dahulu sebelum jadi dan bisa anda berikan kepada domba anda.

Tentunya di butuhkan suplemen organik agar nantinya pakan fermentasi anda berhasil dan mudah di cerna oleh domba tersebut. Karena tujuan dari pakan fermentasi sendiri bertujuan untuk mempermudah pencernaan dari pakan oleh domba dan bisa menggemukan domba tersebut. Maka banyak yang menggunakan pakan fermentasi tersebut untuk keuntungan bisnis mereka.

12. Pakan Fermentasi Gedebok Pisang atau Pohon Pisang

Salah satu limbah lain yang bisa dijadikan sebagai pakan fermentasi untuk domba adalah dengan menggunakan gedebog pisang. Pohon pisang ini juga sering di jadikan pakan fermentasi. Pohon pisang juga biasa di jadikan bahan untuk pakan fermentasi domba maupun kambing.

Cara membuat pakan fermentasi domba menggunakan gedebok pisang ini adalah dengan terlebih dahulu memotong kecil kecil pohon pisang yang sebelumnya telah di bersihkan tersebut setelah itu campurkan dengan ampas tahu dan juga campurkan katul lalu aduk hingga rata campuran tersebut.

Setelah anda melakukan pencampuran dengan bahan bahan yang di tentukan di atas maka anda harus menngunakan campuran dari larutan SOC sebanyak 3 tutup botol dengan mencampurkan 1 liter air dan juga campuran dari 100 gr gula pasir kemudian diamkan selama 10 hingga 15 menit.

Setelah menunggu lebih kurang 15 menit maka anda bisa menyiramkan campuran tersebut ke potongan dari pohon pisang yang telah anda bersihkan sebelumnya tadi. Kemudian masukan bahan bahan tersebut kedalam tong plastik dan kemudian tutuplah rapat tong tersebut selama 1 hingga 2 jam.

13. Perawatan Harian 

Berikut tips dalam perawatan harian domba:

Menjaga kebersihan dari kandang domba secara rutin. Kotoran domba bisa anda jadikan sebagai salah satu penghasilan sampingan yang bisa menjadi bahan untuk pupuk kandang.Mandikan secara rutin domba setiap sekali seminggu. Agar domba tidak terkena beberapa penyakit umum seperti kudis dan cacingan.Cukur bulu domba setiap sekali per 6 bulan.Rawat dan potonglah kuku domba

14. Panen

Hasil panen utama dari ternak domba adlah dagin atau karkasnya. Dan hasil tambahan adalah bulunya atau wool sebagai dasar bahan tekstil.

15. Pasca Panen

Perhatikan terlebih dahulu kesehatan domba karena domba yang sehat akan bernafsu makan dan mudah bergerak. Jangan melakukan pemanenan ketika domba sedang sakit. Rawatlah domba jika mereka memang sakit.

Demikianlah tata cara budidaya domba dengan pakan fermentasi yanga pastinya bermanfaat bagi peternakan domba anda. 

Diharapkan dengan adanya penyuluhan ternak Domba ini Warga Masyarakat dapat meningkatkan  perekonomianya dan mau beternak Domba.Sehingga Warga Masyarakat dapat semakin maju dan sejahtera

(Eva Andryani/Hasbi)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM