Home » » Ketua Umum SPI Pius Laja Pera Mengharap Evaluasi Sistem Transportasi Dan Keselamatan Kapal Ro-Ro

Ketua Umum SPI Pius Laja Pera Mengharap Evaluasi Sistem Transportasi Dan Keselamatan Kapal Ro-Ro

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Selasa, 04 Desember 2018 | 01.43

Ketua Umum SPI Pius Laja Pera Mengharap Evaluasi Sistem Tranportasi Dan Keselamatan Kapal Ro-Ro

BidikFakta.Com,Jakarta

HUT Polri Polairud Baharkam ke 68 cukup meriah dihadiri berbagai dari institusi Polri Angkatan Laut, Angkatan Udara serta Angkatan Darat serta seluruh jajajaran, juga di hadiri Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang sekaligus membuka perayaan Syukuran HUT Polaralirud Baharkam Polri ke 68 yang berlangsung di Makopolair Baharkam Polri Tanjung Priok Jakart Pusat. Senin 3/12/2018.                                    Dari salah seorang undangan yang hadir sempat kami wawancarai Ketua Umum Solidaritas Pelaut Indonesia (SPI) Pius Laja Pera mengatakan.                 Sistem pembenahan Kapal Ro-Ro masih belum dibenahi yang selama ini masih terkantung kantung pelaksanaannya.  Sehingga banyak kendala, yang mana telah dijelaskan bahwa  meminta pemerintah untuk membenahi masalah sistem transportasi di Ro-Ro yang selama ini ijin ijin trayek di pegang oleh Perhubungan Darat.        "Jadi saya minta Dirjen Darat tidak lagi mempengaruhi ijin ijin trayek di Kapal Ro-Ro".jelas Pius dan melanjutkan.                      "Karna setiap Kapal kebakar  itu mereka tidak tau apa apa, apa yang harus dilakukan. Dan pemerintah juga harus mengevaluasi sistem keselamatan di Kapal kapal Ro-Ro, pemerintah harus memberikan intruksi kewajiban SK kapal kapal kapal Ro-Ro untuk latihan keselamatan pelayaran selama tiga bulan untuk keselamatan, kesejahteraan dan merombak sistem transportasi termasuk SDM  dan safety safety juga penting untuk di kontrol dan di monotoring per bulan". dan mengharap lebih diperdayakan lagi untuk pengawasan pengawasan yang rawan semisal di Selat Malaka atau di Riau, dan kendalanya masalah perhubungan laut karna Sertifikasinya terlalu mahal dan juga masalah gaji tidak memadai.                            Demikian yang disampaikan Pius Laja Pera Ketua Umum Solidaritas  Pelaut Indonesia. yang beranggota sebanyak  9 ribu diseluruh Indonesia.                           (Mulyadi)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM