Home » » Lomba Tembak Panglima TNI 2018, Melatih Prajurit Bertindak Benar dan Terukur

Lomba Tembak Panglima TNI 2018, Melatih Prajurit Bertindak Benar dan Terukur

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Jumat, 07 Desember 2018 | 15.59

Bidikfakta.com- JAKARTA, Kemahiran menembak tidak hanya untuk membunuh musuh namun juga menghindari terjadinya salah tembak dan pelanggaran HAM, oleh karenanya setiap prajurit harus bertindak dengan benar dan terukur. Demikian disampaikan oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksda Didit Herdiawan, dalam amanat pembukaan Lomba Tembak Piala Panglima TNI Tahun 2018 di Divisi Infanteri I Kostrad, Cilodong, Jumat (7/11/2018).

Dalam upacara yang dihadiri juga oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman, Kasum TNI mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang masih berada di Papua bersama dengan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa.

Dalam sambutannya, Panglima TNI  menyampaikan bahwa dalam melaksanakan  berbagai penugasan, setiap prajurit harus melakukan segala tindakannya dengan benar dan terukur.

"Artinya, ketika prajurit menembak sasaran harus tepat, tidak salah sasaran, apalagi mengakibatkan korban masyarakat,"ujar 
Panglima TNI.

"Dihadapkan dengan dinamika lapangan, ini tentu tidak mudah, karena selain kemahiran menembak, juga  membutuhkan kepercayaan diri yang tinggi", sambungnya.

Menurut Panglima TNI, ini relevan dengan tujuan  lomba menembak, yaitu diantaranya untuk meningkatkan kepercayaan diri prajurit ditengah berbagai  tekanan dan persaingan.  

 "Hanya petembak yang memiliki kepercayaan dan pengendalian diri yang baik, yang dapat konsisten dalam hasil menembak," tegasnya.

Menurut Panglima TNI, selain untuk mengukur  sistem pembinaan petembak di masing-masing Angkatan, juga sekaligus sebagai ajang seleksi tim petembak TNI pada lomba tebak AARM, BISAM dan AASAM.

Lomba Tembak Piala Panglima TNI yang akan dilaksanakan mulai tanggal 7 s.d 11 Desember 2018 merupakan program tahunan dan tahun ini diikuti oleh 168 orang peserta yang terbagi menjadi 4 Tim.

Selesai acara pembukaan, dilanjutkan dengan lomba tembak Pistol Pati Eksekutif yang mempertandingkan  dua materi yaitu Slow and Rafid Fire dan Falling Rate.

Medali emas perorangan materi  Slow and Rafid Fire diraih Mayjen TNI Dedi Iswanto (Mabes TNI), sedangkan medali emas katagori Tim diraih oleh TNI AU. Namun,  berkat kemenangan di materi Falling Plate, TNI AD-A berhasil memperoleh nilai indeks 14 dan menjadi  juara I pada lomba  antar Pati ini, kemudian disusul  TNI AU-A (indeks 13) dan Mabes TNI -A (indeks 12) sebagai juara kedua dan ketiga.
 
Pada lomba tembak lainnya, TNI AD berhasil merebut 5 dari 7 medali emas yang tersedia, yaitu dari materi 25 M Pistol Center/ Duel Putra dan  10 M Air Pistol Putri (masing-masing menyumbang 2 emas perorangan maupun Tim), serta 1 emas dari 50 M Prone Putri Tim.

Hal menarik lainnya, para petembak putri TNI AD berhasil menyapu bersih semua medali (emas, perak dan perunggu) materi lomba  10 M Air Pistol Putri perorangan.

Pertandingan akan dilanjutkan hari Sabtu (8/12/2018) dengan  memperlombakan materi lomba 10 M Air Pistol Putra, 25 M Center Pistol Putri, 50 M Rifle Putri 3,  Standard Rifle 300 M Center dan Rifle 300 M Rapid. 

Hasil sementara perolehan medali pada hari pertama.
1 TNI AD        : 5 Emas, 3 Perak dan 2 Perunggu.
2.TNI AL.       : 1 Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu.
3.TNI AU        : 1 Perak dan 2 Perunggu.
4.Mabes TNI : 1 perak dan 1 perunggu.
(Dispenad)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM