Home » » PPAD Menanggapi Gerakan Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM)

PPAD Menanggapi Gerakan Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM)

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Kamis, 06 Desember 2018 | 22.01

PPAD Menanggapi Gerakan Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM)

BidikFakta.Com,Jakarta


Press Confrensi PPAD (Persatuan Purnawlrawan TNI AD) dalam rangka menanggapi kejadian pembantaian terhadap rakyat sipil dan anggota TNI oleh Gerombolan Separitis Bersenjata 0PM dl daerah Nduga Papua. pada tanggal 2 sampai dengan 4 Desember 2016 di gelar pada Jum'at 7/12/2018 di Aula PPAD jalan Matraman Jakarta Pusat.
                                                                 Kiki Syahnakri. Letjen TNI (Purn) dalam pernyataannya menjelaskan.                                                 

"Perlu menjadi perhatian kita bersama bahwa kehadiran OPM yang sekarang sudah menjadl ULMWP (United Liberation Movement for West Papua), semula dilatari oleh masalah keadilan soslal yang belum baik. kemudian bergulir tldak terkendalikan oleh Pemerintah Pusat, sehlngga kini sudah sampai pada kompleksitas masalah yang rumlt berkelindan. Sudah 
menjadi isu lnternasional. terutama dengan kehadlran dan aksl-aksl gerombolan separatls bersenjata, serta campur tangan pihak asing. 

Tentang Gerombolan Separatis Bersanjata Organisasl Papua Merdeka (GSB-OPM), sepatutnya tidak lagi disebut sebagai Kelompok Krimlnal Bersenjata (KKB) sebagalmana penyebutannya selama inl. Karena tujuan mereka jelas untuk memlsahkan dlrl dari NKRI, sudah terorganisasikan sebagal organisasi militer dan sering melakukan aksl-aksl kekerasan bersenjata, sehlngga kehadlrannya sudah dapat dikategorlkan sebagal pemberontakan bersenjata terhadap NKRI, dan memenuhl syarat disebut sebagai kelompok kombatan yang patut dltumpas secara militer. 

Untuk Itu, Pengurus Pusat PPAD menyampaikan pernyataan sebagal berlkut: 

1. Kaprihatinan atas kejadian yang meng-akibatkan tewasnya para pekerja dan masyarakat sipil di wilayah Nduga, serta turut barduka yang mendalam kepada semua keluarga korban yang dltinggalkan. Harapan kami, peristiwa serupa tldak boleh terjadi lagi di kemudlan heri.

2. Menegaskan bahwa yang melakukan aksi tersebut bukan Kelompok Kriminal Bersenjata, tetapi Gerombolan Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka. 

.3. Menglngat akar masalahnya adalah keadiian sosial. maka mendorong Pemerlntah untuk menangani masalah Papua.                    
Demikian pernyataan yang disampaikannya.
                         
(Mulyadi)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM