Home » » Sawahlunto Menuju Kota Wisata Tambang Berbudaya,Sawahlunto Dulu,Kini Dan Akan Datang

Sawahlunto Menuju Kota Wisata Tambang Berbudaya,Sawahlunto Dulu,Kini Dan Akan Datang

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Rabu, 05 Desember 2018 | 00.15

Sawahlunto Menuju Kota Wisata Tambang Berbudaya

BidikFakta.Com,Jakarta

Sawahlunto dulu,kini,dan akan datang 

Sawahlunto di masa lalu 

Kota Sawahlunto yang berada di sebuah lembah,dikelilingi Bukit Barisan dan perkebunan yang luas; di tahun 1868 menjadi terkenal saat Willem Hendrik de Greve,Seorang Geolog Belanda,menemukan adanya 200 juta ton batubara di daerah Ombilin(Tanah Datar).
Pada saat yang sama,di Eropa terjadi revolusi industri dengan ditemukan mesin uap sebagai penggerak.Mesin ini Sangat membutuhkan bahan bakar batu bara kualitas tinggi yang ada di wilayah Ombilin.Hal inilah yang memicu Belanda untuk mengubah Sawahlunto yang agraris menjadi kawasan pertambangan batu bara,jalan raya dan jalur kereta api dibangun(1887-1894) dari Padang Ke Sawahlunto.Sehingga tanggal 1 Desember 1888 Sawahlunto dijadikan sebagai sebuah kota.Dan di Tahun 1920 Sawahlunto telah menjadi kota industri tambang batu bara modern

Sawahlunto di masa kini

Meredupnya industri batubara di Sawahlunto tidak menjadikannya sebagai kota mati.Keberadaan benda-benda peninggalan kota tambang justru menjadikan Sawahlunto merubah dirinya menjadi sebuah kota yang menggerakkan roda perekonomiannya berbasis industri pariwisata warisan budaya (industrial haritage tourisme).
Untuk itu pemerintah kota dan masyarakat mempersiapkan kegiatan-kegiatan pendukung.Antara lain membangun kampung produktif,yang memprioritaskan pembangunan di bidang pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis ekonomi kreatif,mandiri dan berdaya saing.Juga berbagai festival,misalnya bagi pengrajin songket yakni Sawahlunto Internasional Songket Carnival(SISCa)

Semua usaha itu berbuah manis dengan diusulkannya Tambang Batubara Ombilin-Sawahlunto untuk dijadikan warisan budaya dunia UNESCO.Dan masuk dalam Daftar Sementara UNESCO pada Tanggal 30 Januari 2015.Sejalan dengan itu Fakultas Ilmu Budaya UI juga kerap mengadakan berbagai penelitian di Sawahlunto demi terwujudnya Sawahlunto sebagai Warisan

Sawahlunto di masa depan

Pemerintah Kota Sawahlunto bersama stakeholder kota terus mencari alternatif sehingga Kota Sawahlunto sebagai Kota Wisata dengan menonjolkan dua potensi wisata yang menjadi kekuatannya,Wisata Tambang dan Wisata Sejarah Kota Lama.Dengan visi Kota Sawahlunto tahun 2020 menjadi "Kota Wisata Tambang Yang Berbudaya".
Ada 116 Cagar budaya di kota Sawahlunto menjadi destinasi Wisata Kota Tambang kelas dunia tentu perlu kajian yang komprehensif yang melibatkan begitu banyak disiplin ilmu dan teknologi serta perspektif ekonomi kreatif.
Semua berawal mimpi,Tapi kali kita harus tetap terjaga dan bangun untuk bisa mewujudkannya

(Eva Andryani/Ningrum)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM