Home » » Translokasi Buaya Muara Dari Pusat Penyelamatan Satwa Tegal Alur Ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga

Translokasi Buaya Muara Dari Pusat Penyelamatan Satwa Tegal Alur Ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Kamis, 06 Desember 2018 | 05.06


Translokasi Buaya Muara Dari Pusat Penyelamatan Satwa Tegal Alur Ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga

BidikFakta.Com,Jakarta

Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengimplementasi aksi nyata konservasi satwa liar yang dilindungi menggandeng Jakarta Animal Aid Network (JAAN) guna penyelamatan satwa liar terlindungi.

Kali ini Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tegal Alur, Jakarta Barat sudah mempersiapkan pelaksanaan translokasi 11 ekor Buaya Muara (Crocodylus Pirosus) ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPS Cikanangka) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Saat ini, tercatat ada 202 ekor satwa yang menempati PPS Tegal Alur, Jakarta Barat yang dilindungi maupun tidak dilindungi, termasuk 11 ekor Buaya Muara (Crocodylus Pirosus) yang akan ditranslokasi ke PPS Cikananga Sukabumi adalah satwa liar yang dilindungi,"ungkap Kepala Balai KSDA Provinsi DKI Jakarta Ahmad Munawir, dalam press releasnya di Kantor PPS Tegal Alur Jakarta Barat, Kamis (6/18) 

Ia mengatakan, 11 ekor Buaya Muara yang masih tergolong liar tersebut, sebelumnya dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, marupakan hasil sitaan dan temuan bahkan ada yang penyerahan dari masyarakat yang merawat.
 
"11 ekor Buaya Muara ini biar terawat dengan baik, salah satunya tempat yang baik hanya di PPS Cikananga Sukabumi. Kalau di Jakarta airnya kan sudah tidak bagus untuk mengembalikan kondisi kesehatan para buaya tersebut,"paparnya.

Sementara itu, Jakarta Animal Aid Network (JAAN) Benvika menambahkan, di PPS Cikananga Sukabumi sebelumnya sudah ada 6 ekor buaya yang dilepas, sehingga akan menjadi 17 ekor buaya, karena 11 ekor Buaya Muara akan dilepas lagi.

"Buaya-buaya ini nanti juga akan kami lepas ke habitatnya kembali karena ini merupakan satwa yang dilindungi, namun untuk mengembalikan ke habitatnya itu butuh waktu yang lama. Kami perlu mengetahui persis dimana buaya ini harus dilepas ke habitatnya masing-masing," ujarnya.

(Eva Andryani)
 

 



Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM