Home » » Bupati Pandeglang Minta Polisi Tangkap Pengungsi `Bodong`

Bupati Pandeglang Minta Polisi Tangkap Pengungsi `Bodong`

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Jumat, 04 Januari 2019 | 08.44


Bupati Pandeglang Irna Narulita saat menemui korban tsunami Selat Sunda.foto.ist
Pandeglang, BidikFakta - Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta kepolisian segera menyelidiki kasus pengungsi `bodong`(tidak jelas), karena sangat merugikan  warga yang benar-benar terdampak bencana tsunami.

"Penyaluran logistik itu tidak merata juga ada yang menerima banyak juga ada yang kurang akibat adanya pengungsi `bodong` itu," kata Irna saat memimpin Rapat Koordinasi di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Tsunami,Labuan, Pandeglang, Jum`at (4/1).

Irna menuturkan, hingga saat ini pemerintah terus bekerja keras menghimpun bantuan logistik dari berbagai daerah yanf disebar di pos-pos kecamatan maupun posko utama di Labuan. Logistik itu disebar di pos-pos kecamatan maupun posko utama di Labuan. Karena itulah pihaknya sangat prihatin mengetahui informasi banyak pengungsi bodong yang menerima bantuan logistik dari donatur.

"Kami berharap pelaku pengungsi bodong itu bisa diamankan kepolisian," tegasya.

Menurut Irna, penyaluran bantuan logistik juga ada dari donatur yang langsung ke masyarakat, karena mereka tidak mengetahuinya, sehingga masyarakat yang menerima bantuan itu ternyataa bukan korban bencana tsunami. Irna juga meminta donatur yang akan membantu logistik untuk korban tsunami, sebaiknya menyalurkan bantuannya ke pos-pos resmi di kecamatan. Pihaknya mengapresiasi penyaluran bantuan logistik dari berbagai daerah begitu tinggi untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana alam.

"Kami membudayakan rasa malu agar masyarakat tidak menghimpun bantuan di jalan raya yang mengganggu lalu lintas," ujarnya.

Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono memastikan pihaknya segera menyelidiki pengungsi bodong yang menerima bantuan juga menertibkan posko relawan bantuan logistik. Penyelidikan pengungsi bodong dan penertiban dilakukan penyaluran logistik tepat sasaran. Saat ini, posko relawan di Kecamatan Labuan untuk korban tsunami cukup bertebaran dan belum dilakukan pendataan.

"Kami khawatir posko sukarelawan itu menerima bantuan logistik,tetapi tidak disalurkannya," kata Indra. (red/ist)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM