Home » » DPR Minta Kemlu Investigasi Dugaan Kerja Paksa Mahasiswa RI

DPR Minta Kemlu Investigasi Dugaan Kerja Paksa Mahasiswa RI

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Jumat, 04 Januari 2019 | 08.51


Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.Foto ist
Jakarta, BidikFakta-Sebanyak 300 mahasiswa Indonesia dikabarkan ditawan di negara Taiwan dan dipaksa bekerja di pabrik. Info tersebut diketahui setelah adanya rilis dari salah satu anggota parlemen Taiwan asal Partai Kuomintang (KMT), Ko Chih-en, mengenai para mahasiswa Indonesia tersebut.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPR RI DPR Bambang Soesatyo mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) segera turun tangan dan segera cek kebenaran informasi itu

"Meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei untuk meminta penjelasan kepada otoritas terkait di Taiwan mengenai adanya informasi dugaan kerja paksa yang dilakukan terhadap 300 mahasiswa asal Indonesia " ujarnya di Jakarta, Jumaat (4/1)

Jika kabar tersebut benar, Bambang meminta agar pemerintah segara mengambil langkah tegas dan mengajukan protes terhadap pemerintah Taiwan.

"Dilakukan terhadap 300 mahasiswa asal Indonesia, dan memprotes keras perlakuan dari pihak universitas dan pabrik yang telah mempekerjakan para mahasiswa tersebut," katanya.

Agar peristiwa tersebut tak terulang dikemudian hari, pria yang biasa disapa Bamsoet ini meminta agar calon mahasiswa atau penerima beasiswa luar negeri untuk mengecek kebenaran informasi beasiswa yang dikeluarkan oleh universitas di luar negeri.

"Menghimbau seluruh calon mahasiswa/tamatan sekolah menengah atas atau sederajat untuk memperhatikan kebenaran informasi beasiswa yang dikeluarkan oleh universitas di luar negeri, sehingga tidak mudah tertipu oleh iming-iming belajar gratis di luar negeri," tutupnya. (ST/ist)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM