Home » » Operasi Preman Kembali Dilakukan Aparat Gabungan Di Wilayah Hukum Jakarta Pusat

Operasi Preman Kembali Dilakukan Aparat Gabungan Di Wilayah Hukum Jakarta Pusat

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Sabtu, 05 Januari 2019 | 05.32


Operasi Preman kembali dilakukan aparat gabungan di wilayah hukum Jakarta Pusat, Sabtu 5/1/2019.

Dalam operasi yang melibatkan, TNI dan Satpol PP itu, dilakukan di kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat. Hasilnya, sebanyak 43 orang yang diduga sebagai preman diangkut petugas.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol.Roma Hutajulu mengatakan, sekitar 100 personel gabungan diterjunkan memberantas preman yang meresahkan masyarakat.

"Sasaran utama yang berada di blok-blok Pasar Tanah Abang dan seputaran Jalan KH Wahid Hasyim dan Thamrin City. Mereka selalu meresahkan masyarakat, pemalakan dan restribusi liar," ucap Roma Hutajulu.

Dalam operasi singkat, petugas menangkap 43 preman di tiga titik berikut barang bukti yang diamankan antara lain lem, pisau, gitar untuk mengamen, dan uang retribusi ilegal.
Mereka ada yang teler hingga dalam keadaan mabuk saat ditangkap ketika nongkrong di pinggir jalan.

Bahkan, ada yang sempat mengigau saat diciduk aparat kepolisian.

Selain dari itu juga diamankan 10 juru parkir liar yang mencetak retribusi ilegal. Mereka mencetak sendiri retribusi dengan tarif Rp 10 ribu kepada pengendara yang masuk di kawasan Thamrin City.

"Duitnya masuk ke kantor pribadi, karena gak sesuai. Ini gak sesuai ya dengan aturan rertribusi. Ini ilegal. Termasuk tanda parkir ini juga ilegal Kami akan proses semua" ujar Roma.


Kapolres juga menjelaskan, modus parkir liar ini sudah lama karena mereka pernah ditindak sebelumnya. Namun, kini muncul lagi. "Sebelum Natal dan Tahun Baru pernah kami usut dan dirilis di Polda Metro. Kami akan usut tuntas terus," kata Roma.

(Eva Andryani)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM