Home » » RAKORNAS BIDANG KETENAGAKERJAAN 2019 DIBUKA MENTERI KETENAGAKERJAAN

RAKORNAS BIDANG KETENAGAKERJAAN 2019 DIBUKA MENTERI KETENAGAKERJAAN

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Selasa, 08 Januari 2019 | 00.04

RAKORNAS BIDANG KETENAGAKERJAAN 2019 DIBUKA MENTERI KETENAGAKERJAAN

BidikFakta.Com,Jakarta

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang  Nasional 2019 dibuka Menteri Tenaga Kerja RI Hanif Dhakiri di Hotel Bidakara, Selasa (8/1/2019).

Seluruh Kepala Dinas Tenaga Kerja baik Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia,  Dirjen, Sekjen Chairul Anwar, hadir dalam acara Rakornas dengan mengambil Tema "Pembangunan Ketenagakerjaan Inklusif Untuk Indonesia yang Berkualitas dan Berdaya Saing.

Dalam sambutannya Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri menyatakan tantangan dan kondisi pembangunan tenaga kerja semakin berat yang datangnya dari level global kalau menurut International Monetery Found 2018 pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2019 kisaran 3,7 % diatas global, dan diprediksi di negara berkembang tumbuh sebesar 4,7%, pertumbuhan ekonomi dinegara maju hanya 2,1%,"katanya di acara Rakornas Ketenagakerjaan.

Dalam ungkapannya Hanif melanjutkan program dan anggaran ditahun 2019 harus menjalankan amanah bekerja sebagaimana menjalankan tugas dan perlu terjadinya perbaikan percepatan dan terobosan-terobosan itu maka cara berfikir kita harus berubah, cara menyelesaikan masalah juga harus berubah dan lebih efisien serta efektif  serta harus berorientasi manfaat yang diterima oleh stakeholder kita dibidang ketenagakerjaan,"jelasnya.

 Di tempat terpisah Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tuju Una-Una Sulawesi Tengah Ir. Andi Dalfiah Lahay, MM mengatakan, Rakornas sebagai ajang silaturahmi seluruh Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia  bisa sharing informasi dan perkembangan  berkelanjutan diterapkan daerah masing-masing," katanya.

 Menurut Program Bupati daerah kami bisa dibangun dan dikembangkan misalnya PT Saraswati perusahaan India, dan daerah kami daerah kepulauan dan merupakan daerah pariwisata serta perikanan dan pertanian,"jelasnya

 Ada juga perusahaan dari Italia di kepulauan Togean membuat destinasi pariwisata dan ada juga kerjasama dengan Jakarta, di Pulau Togean merupakan daerah prioritas seperti Bali dengan.nuansa pantai dengan kottage dan.pengembangan destinasi wisata,"paparnya.

 Kami punya BLKI di Makasar yang merekrut pemuda dan pemudi yang harus dikembangkan oleh para pemuda misalnya program.belaiar, komputer, las listrik bahasa Inggris dan lainnya agar mereka bisa mandiri dan harus ditingkatkan agar mereka siap pakai dan kita harus mau belajar seperti itu,"tambahnya.

 Kami harapkan ilmu yang diperoleh bisa digunakan dengan baik, dan dapat mengembagkan kewirausahaan dan dapat berkembang agar mereka sukses dan mandiri". Tutur nya mengakhiri.

 (Mulyadi)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM