Home » » Pengelolaan Kawasan Apartemen Graha Cempaka Mas Menerapkan Sistem MARUSON (Managemen Rusun Online

Pengelolaan Kawasan Apartemen Graha Cempaka Mas Menerapkan Sistem MARUSON (Managemen Rusun Online

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Sabtu, 02 Maret 2019 | 13.41

Pengelolaan Kawasan Apartemen Graha Cempaka Mas Menerapkan Sistem MARUSON (Managemen Rusun Online)


Penghuni Apartemen Graha Cempaka Mas berkumpul dalam Rapat Umum Anggota Luar Biasa Penyesuaian P3SRS Graha Cempaka Mas (GCM) di Hotel Asana Kawanua Jalan Cempaka putih Jakarta Timur Sabtu malam Minggu 2/3/2019.

Menindak lanjuti keluhan warga rusun DKI yg selama belasan tahun menjadi sapi perahan dan obyek pemerasan oleh pengembang hitam yg mengendalikan bonekanya menjadi pengurus P3SRS.
Sejumlah fakta menunjukkan bahkan para pejuang sering dikriminalisasi melalui rekatasa hukum. Beberapa bahkan jadi tersangka dan dijatuhi hukuman.

P3SRS GCM berjuang lebih dari 5 tahun menghadapi teror kekerasan, pengrusakan panel listrik, serbuan preman, kriminalisasi melalui rekayasa hukum, pendudukan orang tak dikenal di koridor2 pekarangan rumah sendiri. Bahkan gugatan perdata bertubi2. Semua bisa dikalahkan, karena warga GCM yg solid dan bersatu pantang menyerah. 

Ketua Komisi D Iman Satria serta Dinas PRKP menyaksikan deklarasi kemerdekaan 
P3RSRS GCM
melalui RUA LB penyesuaian Pasal 103 Pergub 132/2018 agar P3SRS GCM tunggal yg sah pimpinan Tonny Soenanto mengundang seluruh warga untuk melakukan musyawarah penyesuaian Pergun 132/2018 sebagai tanda kemerdekaan penuh.

P3SRS GCM dijadikan percontohan untuk pengelolaan kawasan rusun yg menerapkan MARUSON (manajemen rusun online) sehingga transparan, efisien dan bisa diakses oleh semua warga pemilik penghuni dari mana saja dan kapan saja.
Surat Dinas PRKP DKI no 2145 tentang Kepengurusan Tunggal P3SRS GCM adalah Tonny Soenanto sebagai Ketua Umum menyatakan.



"Serah terima kepada pemerintah DPRD mohon kiranya ini memanggil kita menjanjikan untuk segera balik ke Topik untuk menemui agar segera tempati, itu sudah milik kita bersama, mengapa tahun 2015 tepatnya tanggal 15 Februari mereka sudah demisioner sebelumnya dalam RUU tanggal 20 September 2013 juga sudah dilengserkan tetapi pada 9 Desember 2015 artinya 10 bulan setelah demisioner dan sudah dicopot mengadakan rupa mengangkat pengurus baru,  dan dinas hadir di situ sekarang ini luar biasa". Ujar Tony dalam penyampaiannya.

(Mulyadi/bidikfakta.com)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM