Home » » Satreskoba Polres Kutai Kartanegara Berhasil Amankan Dua Pengedar Narkoba Jenis Pil Koplo

Satreskoba Polres Kutai Kartanegara Berhasil Amankan Dua Pengedar Narkoba Jenis Pil Koplo

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Sabtu, 16 Maret 2019 | 17.03

Satreskoba Polres Kutai Kartanegara Berhasil Amankan Dua Pengedar Narkoba Jenis Pil Koplo

bidikfakta.com,Kalimantan Timur

Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil menangkap dua pengedar narkoba jenis pil koplo. Mereka bernama Dwi Prasetyo (29) warga Jalan Gunung Belah, Kecamatan Tenggarong dan Agus Suriyadi (39) warga Jalan Otto Iskandardinata, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda.

" Keduanya kami tangkap, Jumat (15/3/2019) kemarin malam," kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Satreskoba Iptu Romi kepada harian ini, Sabtu (16/3/2019) malam.

Terungkapnya kasus ini bermula adanya laporan dari masyarakat bahwa di Jalan Gunung Belah, tepatnya di Gang Amuntai, kerap terjadi transaksi narkoba jenis pil koplo. Dari informasi itu, Unit Opsnal Reskoba langsung melakukan penyelidikan dilapangan.

" Nah saat itu, anggota berhasil mengantongi identitas serta tempat tinggal pelaku (Dwi,Red). Kemudian sekitar pukul 22.00 Wita, anggota langsung melakukan penggerebekan di rumah pelaku dan melakukan penggeledahan. Hasilnya, anggota berhasil menemukan 200 butir pil koplo yang sudah siap edar," terang Kasat Reskoba.

Usai diamankan, Dwi langsung buka mulut. Kepada petugas Dwi mengaku membeli barang dari temannya yang tinggal di Samarinda bernama Agus Suriyadi. Kemudian melalui Dwi, petugas memancing Agus untuk membawakan barang lagi ke Tenggarong.

Hanya selisih 1 jam, tepat sekitar pukul 23.00Wita, Agus berhasil ditangkap di Jalan AP Mangkunegara, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang.

" Saat digeledah, anggota kembali menemukan 25 bungkus berisikan 1.250 butir pil koplo yang terbungkus plastik hitam di dalam jok sepeda motornya. Selanjutnya pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Kukar untuk dimintai keterangan lebih lanjut," urainya.

Keduanya saat ini sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan Pasal 196 ayat (2) dan (3) Jo pasal 197 Jo pasal 106 ayat (1) UURI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

" Asal barang dari bandar Samarinda juga. Mereka biasanya menjual sebanyak 50 butir perbungkus, jadi tidak dikit-dikit," beber Iptu Romi.

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM