Home » » SEMPU UNIFIL Tutup Sementara Akses Jalan kendaraan PBB di Perbatasan Lebanon-Israel

SEMPU UNIFIL Tutup Sementara Akses Jalan kendaraan PBB di Perbatasan Lebanon-Israel

Ditulis oleh : Unknown pada Rabu, 13 Maret 2019 | 08.34

Bidikfakta.com- JAKARTA - tniad.mil.id,- Seiring dengan dinamika dan penggantian pembangunan pagar beton _T-Wall_ di wilayah Kafer Kella, _Sector East Military Policy Unit (SEMPU) UNIFIL_ menutup sementara akses jalan sementara bagi kendaraan PBB yang melintas di wilayah perbatasan Lebanon-Israel tersebut.

Hal itu disampaikan Dansatgas MPU Konga XXV-K/UNIFIL  Letkol Cpm Sony Yusdarmoko dalam rilis tertulisnya, Lebanon, Rabu (13/3/2019). 

Diungkapkan Sony, sebagai Komandan SEMPU UNIFIL,  mendapatkan tugas untuk menutup akses jalan di sisi Utara dan Selatan Wilayah Kafer Kella bagi kendaraan PBB yang berada disana.

"Ini merupakan bagian dari Operation Remocion yang digelar Sektor Timur (UNIFIL) selama empat  hari, mulai tanggal 10 - 13 Maret 2019. Operasi ini adalah operasi mengamankan pelepasan _techincal fence_ atau pagar besi kawat berduri, seiring dengan hampir selesainya _T-Wall_ yang dibangun oleh Israel," terangnya.

Saat pelepasan _technical fence_ oleh pihak Israel, lanjut Sony, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, unit-unit tempur UNIFIL disiagakan disekitar Kafer Kella.

"Pelepasan _(technical fence)_ tersebut dikawal ketat oleh prajurit IDF _(Israeli Defence Forces)_ secara terang-terangan disekitar pagar, dan tampak dari wilayah Lebanon. Ini perlu diantisipasi karena berpotensi menimbulkan konflik," tegasnya.

" Ini sangat penting, karena wilayah Kafer Kella merupakan jalur lalu lintas utama yang sangat rawan terjadinya provokasi dan dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan pasukan PBB," imbuhnya.

Dikarenakan latar belakang tersebut, maka menurutnya SEMPU ditugaskan menutup akses jalan sementara, khususnya bagi kendaraan PBB yang melintas di perbatasan Lebanon-Israel.

"Saat penutupan jalur lalu lintas, kita lakukan bersama dengan Lebanese Armed Force atau LAF. 

"Syukur Alhamdulilah selama pelaksanaan kegiatan pengamanan _technical fence removal_ tersebut semuanya berjalan dengan lancar dan aman serta tidak terjadi insiden," ujarnya.

"Keberhasilan pelaksanaan operasi yang ditutup secara resmi oleh Dansektor Timur hari ini (13/3/2019),  sekaligus menunjukkan kesiapan operasi dari para prajurit Garuda yang selalu siap melaksanakan perintah dan tugas kapanpun dan dimanapun," tandasnya.

Untuk diketahui, pasca penarikan mundur pasukan Israel sebelum perang 34 hari pada tahun 2006 lampau, perbatasan sepanjang perbatasan Lebanon-Israel di Lebanon Selatan dipasangi pagar pembatas berupa pagar besi-kawat berduri yang disebut _technical fence_. Kemudian seiring dengan berkembangnya kompleksitas dan dinamika di perbatasan, sejak tahun 2018, Israel mulai mengganti pagar di perbatasan, diantaranya di wilayah  Kafer Kella dengan beton atau yang dikenal dengan _T-Wall._  

"Pada saat penutupan akses jalan di hari Minggu (10/3/2019) kemarin, SEMPU menduduki di tiga titik penempatan _traffic control post_, dan saat itu sempat ditinjau oleh delegasi Dewan Keamanan PBB yang didampingi _Force Commander_ (Major General Stephano Del Col dan Komandan Sektor Timur (Brigadier General Antonio Romero Losada)," jelas Sony.

Supaya tidak terjadi kesalahpahaman dengan pengendara yang melintas di tiga titik tersebut, menurut lulusan Akmil 200 ini, prajurit SEMPU melaksanakan tugas tersebut secara persuasif.

"Sebagaimana yang sering kita lakukan di tanah air, mereka diberhentikan dan diberitahukan secara singkat tentang penutupan jalan tersebut dengan diiringi senyum, sapa, dan salam "Garuda", yang menjadi ciri khas prajurit Indonesia disini," tutupnya. (Dispenad)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM