Home » » Satgas Pamtas RI-Malaysia Tiba di Balikpapan

Satgas Pamtas RI-Malaysia Tiba di Balikpapan

Ditulis oleh : Unknown pada Senin, 24 Juni 2019 | 21.51

(Penkostrad. Selasa, 25 Juni 2019). Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto bertindak langsung sebagai Irup sekaligus memeriksa pasukan dalam  gelar upacara penerimaan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad di Pelabuhan Semayang, Balikpapan. Senin (24/6).

Prajurit yang dikirim di perbatasan RI-Malaysia tersebut nantinya terlibat dalam Satuan Tugas Pengamanan perbatasan yang memiliki tugas melaksanakan pengecekan patok perbatasan, mencegah peredaran Narkoba dan penyeludupan barang ilegal dari daerah perbatasan.

Selain itu, juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan bakti TNI dengan menjadi guru bantu untuk mengajar dan memberi bantuan terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan termasuk memberikan penyuluhan pertanian. Sebelumnya para prajurit ini terlebih dahulu menjalani pembekalan serta pelatihan yang diberikan oleh berbagai instansi yang berwenang.

Dalam sambutannya, Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto menyampaikan bahwa keberadaan Satgas Pamtas RI-Malaysia akan memberikan efek tangkal bagi pihak manapun yang berniat mengganggu keutuhan dan kedaulatan wilayah Indonesia, sekaligus sebagai jaminan bagi masyarakat Indonesia untuk dapat beraktifitas sehari-hari dengan nyaman dan tenang.

"Tugas adalah kehormatan, maka laksanakan tugas semaksimal mungkin bagi negara tanpa mengharap pamrih apapun, karena hidup dan mati prajurit, adalah untuk Ibu Pertiwi," ujar Mayjen TNI Subiyanto.

Diakhir sambutan juga disampaikan beberapa penekanan diantaranya, para prajurit yang bertugas agar selalu menjaga pelaksanaan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing dalam setiap pelaksanaan tugas.

Pangdam VI/Mlw juga mengatakan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad ini menggantikan Yonif 144 Jaya Yuda, yang akan bertugas menjaga perbatasan di sepanjang 1038 Km dan 55 Pos perbatasan di dua kabupaten Provinsi Kaltara yaitu kabupaten Mahulu dan Malinau.

"Memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dalam langkah pengabdian serta melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan untuk berbuat yang terbaik bagi Negara dan Bangsa." Tutup Mayjen TNI Subiyanto.

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Inf Adhi Giri Ibrahim

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM