Home » » Kapolda Banten Buka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Operasi DVI Tsunami Selat Sunda

Kapolda Banten Buka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Operasi DVI Tsunami Selat Sunda

Ditulis oleh : Unknown pada Selasa, 20 Agustus 2019 | 21.32

Kapolda Banten Buka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Operasi DVI Tsunami Selat Sunda


Kapolda Banten membuka rapat koordinasi dan evaluasi operasi DVI tsunami selat sunda, di Aula  Krakatau Hotel Ledian Jln Jendral Sudirman No 88 Sumur Pecung Kecamatan Serang Kota serang, Rabu (21/8/2019)
Pukul  07:30 wib

Dalam Kegiatan ini turut hadir Karorena Polda Banten, Karolog Polda Banten, Dirreskrimsus Polda Banten, Dir Polairud Polda Banten, Dir Binmas Polda Banten, Kabid Humas Polda Banten, Kabid Propam Polda Banten, Kabid keu Polda Banten, Wadir Pam Obvit Polda Banten, Wadir Samapta Polda Banten, Wakasat Brimob Polda Banten, BNBP Provinsi Banten, Basarnas Provinsi Banten, Ketua Bahyangkari Daerah Banten beserta Pengurus, Perwakilan Personel Polda Banten, dan para Ka Instansi terkait

Kegiatan diawali dengan Menyanyikan lagu indonesia raya, dilanjutkan dengan Laporan ketua panitia oleh Kabid Dokes Polda Banten Kombes Pol dr.Nariyana M.Kes lalu Pemutaran vidio tentang tsunami, Sambutan dan Pembukaan Oleh Kapolda Banten tentang Rapat Kordinasi dan Evaluasi Operasi DVI Banten Tsunami Selat Sunda

Dalam sambutannya Kapolda Banten irjen pol drs tomsi tohir, msi 
Mengatakan bahwa Acara ini merupakan kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi DVI provinsi banten yang dilaksanakan dalam penanganan bencana tsunami selat sunda 

"Kegiatan ini merupakan evaluasi terhadap penanganan bencana pada saat tsunami selat Sunda yang lalu, harapannya dengan kita mengadakan evaluasi jika terjadi hal-hal musibah yang tidak diinginkan dapat kita sudah bisa lebih siap dan lebih baik untuk membantu dan melayani masyarakat," Katanya.

Pada kesempatan ini akan dilakukan latihan simulasi dan penanganan korban bencana yang akan dipraktekan oleh para narasumber yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan kita.

"Untuk kita ketahui bersama bahwa kondisi di wilayah provinsi banten ini ada dua hal yang sangat rawan yaitu, anak gunung Krakatau dan sekitarnya, serta terjadinya pergeseran-pergeseran lempeng yang akan menimbulkan gempa bumi," Ujarnya.

kemudian kapolda banten menyampaikan bahwa dilihat di banten banyak tempat-tempat  pabrik yang bermacam-macam tentunya segala kemampuan terhadap memperkirakan kemungkinan-kemungkinan bencana yang terjadi.

"Kecepatan memberikan informasi dan kordinasi terhadap kejadian bencana yang terjadi, sampai dengan saat ini kita sudah memiliki peralatan yang mendekati optimal, kita harus berkoordinasi bersinergi untuk penanganan ke depan bersama kemudian kita meningkatkan kemampuan  sehingga kegiatan-kegiatan ke depan itu jauh menjadi lebih baik dalam penangan bencana."imbuhnya.

Untuk diketahui bahwa pemberian materi dan peraktek lapangan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 20 s.d. 22 Aguatus 2019, yang diikuti dengan 90 peserta dari berbagai Dinas Instansi.

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM