Home » » Polres Ciamis Berhasil Mengamankan Pelaku Pengerusakan Pos Satpam Milik Susi Air

Polres Ciamis Berhasil Mengamankan Pelaku Pengerusakan Pos Satpam Milik Susi Air

Ditulis oleh : Unknown pada Senin, 05 Agustus 2019 | 08.26


Polres Ciamis Berhasil Mengamankan Pelaku Pengerusakan Pos Satpam Milik Susi Air


Polres Ciamis mengamankan seorang pria pengangguran inisial AS (38) pelaku pengerusakan kaca pos satpam milik Susi Air di Pengandaran sebanyak tiga kali.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso SH, S.iK, MH, saat didampingi Kasat Reskrim AKP Risqi Akbar S.iK, mengatakan, tersangka telah melakukan pengerusakan pos satpam milik kantor PT. ASI Pudjiastuti dengan menggunakan batu dengan alasan ingin melampiaskan kekesalannya terhadap saudari Susi Pudjiastuti. Karena menurut pengakuannya roh Susi sering datang mengganggu pelaku.

Dari indentitas AS diketahui merupakan warga Dusun Karangsari RT 06/03 Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.

"Pelaku telah melakukan perbuatannya sebanyak tiga kali yaitu pada tanggal 7 Juli 2019 (menyebabkan kaca pecah), tanggal 13 Juli 2019 (tidak menyebabkan pecah kaca) dan tanggal 2 Agustus 2019 (menyebabkan pecah kaca)," ujar AKBP Bismo dalam konferensi pers di Mapolres Ciamis, Minggu (04/8) kemarin.

Kepolres menerangkan, bahwa pelaku melakukan hal tersebut tidak hanya di pos satpam milik Susi Pudjiastuti, tetapi juga pernah melakukannya dirumah tetangga sendiri sebanyak 4 kali.

Kemudian, dari penangkapan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 2 buah batu kali warna hitam, pecahan kaca, 1 unit sepeda motor Honda Supra X warna hitam No. Pol : Z 3848 WE berikut kunci kontak, 1 potong kaos lengan pendek berkerah warna abu-abu, 1 potong jaket jeans merk Mossimo Stretch warna biru muda, 1 potong jaket tanpa merk warna biru tua, 2 unit Handphone merk Blackberry warna hitam berikut 1 buah sim card dan sebuah memori card 16GB.

Selanjutnya, atas kejadian tersebut, pelaku yang berhasil diamankan akan dilakukan observasi ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua Bandung, Jawa Barat.

"Atas perbuatanya pelaku dijerat pasal 406 KUHPidana dan diancam dengan pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan atau denda paling banyak Rp. 4.500,- (empat ribu lima ratus rupiah)," ujar AKBP Bismo.

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM